Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lima Menit, Pria Ini Curi Porsche dari Show Room

Jumat, 12 Oktober 2012, 11:23 WIB
Komentar : 0
REUTERS/Jason Lee
Porsche E911 Carrera S dalam sebuah pameran

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA  LUMPUR - Seorang pencuri hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk memperdaya pekerja dan dua petugas keamanan sebelum melarikan sebuah mobil Porsche Panamera 4 warna emas senilai 900 ribu ringgit setara Rp 2,7 miliar di sebuah show room mobil di Jalan Bukit Bintang, Kuala Lumpur.

Dalam kejadian pukul 09.00 itu, tersangka yang diidentifikasi sebagai Mohd Azri Mohd Kassim (31) melalui CCTV, berpura-pura masuk ke show room tersebut untuk mencari rekannya.

Media lokal terbitan Kuala Lumpur, Jumat melaporkan, tersangka menurut data polisi mempunyai 13 catatan kriminal terkait pencurian mobil, kasus narkoba, dan perampokan sejak 2006.

Selain itu, tersangka juga merupakan bekas tahanan "ekstraordinary" yang diduga memiliki hubungan dengan sindikat pencurian mobil. Kepala Polisi Daerah Dang Wangi Asisten Komisioner Zainuddin Ahmad mengatakan berdasar rekaman CCTV tersangka datang sendirian ke show room tersebut dan berpura-pura mencari rekannya.

"Tersangka terlihat naik ke lantai atas sebelum mengambil sampul berisi kunci mobil sebelum melarikan kendaraan tersebut," katanya. Dua petugas keamanan baru menyadari aksi tersangka saat ia meninggalkan lokasi tersebut.

Zainuddin mengatakan, tersangka diduga sudah melakukan kajian atau sudah pernah masuk ke dalam show room tersebut. "Ini karena lelaki tersebut tahu tempat menyimpan kunci mobil itu," katanya.

Polisi juga akan mendalami kemungkinan leterlibatan orang dalam pada kasus ini. Mobil mewah tersebut belum didaftarkan dan ketika dilarikan, tujuh mobil jenis sama diletakkan di depan show room untuk diantarkan ke show room lain di Glenmarie, Shah Alam.

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Antara
2.484 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda