Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Sunday, 12 Ramadhan 1439 / 27 May 2018

Wali Kota Melbourne Akhirnya Mundur

Senin 05 February 2018 14:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wali Kota Melbourne Robert Doyle membantah keras segala tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya.

Wali Kota Melbourne Robert Doyle membantah keras segala tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya.

Foto: AAP
Robert Doyle mengundurkan diri tujuh pekan setelah dia dituduh melakukan pelecehan.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Wali Kota Melbourne, Australia Robert Doyle mengundurkan diri tujuh pekan setelah dia dituduh melakukan pelecehan seksual.

Poin Utama

- Robert Doyle membantah keras tuduhan pelecehan seksual dari dua yang pejabat Pemkot lainnya.

- Istri Doyle menyatakan tuduhan tersebut menyebabkan suaminya mendekati kehancuran.

- Dia kini berada di rumah sakit untuk pengobatan.

Dua pejabat Pemkot Melbourne mengajukan tuduhan tersebut akhir tahun lalu. Draft laporan tentang tuduhan perlakuan tidak senonoh, perilaku tidak pantas dan pelecehan seksual yang disusun Ian Freckelton QC telah disampaikan kepada Doyle pekan lalu.

Wali Kota Doyle membantah keras segala tuduhan tersebut. Pengacara Doyle, Nick Ruskin mengatakan kliennya merasa tidak mendapatkan prinsip peradilan yang adil selama penyelidikan di Pemkot Melbourne.

"Setelah adanya tuduhan tujuh minggu lalu, dia (Doyle) melewati masa yang dia rasakan tanpa keadilan di mana beban pembuktian bukan pada pembuktian kesalahan, melainkan pada pembuktian tidak bersalah. Dia membantah tuduhan yang diajukan terhadapnya," kata Ruskin.

Pada Jumat pekan diumumkan penyelidikan terhadap kasus ini akan tertunda karena Doyle kini menghadapi masalah kesehatan serius. Ruskin mengatakan Doyle dirawat di rumah sakit untuk memulai pemulihannya.

Pejabat Wali Kota Arron Wood mengatakan berbicara dengan Doyle dari rumah sakit sebelum berita tersebut diumumkan. "Dia tidak tampak baik. Dia menghubungiku dari rumah sakit sehingga jelas kesehatannya sangat menderita dan saya turut prihatin pada keluarganya," katanya kepada ABC Radio Melbourne.

"Dia tidak membahas terperinci mengenai kesehatannya, hanya menyampaikan soal tekanan darah tinggi dan hal-hal semacam itu, dan akibatnya dia pun diopname," jelas Wood.

Doyle, yang menjabat wali kota sejak 2008, juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua Melbourne Health, menyusul penyelidikan terpisah setelah wanita lainnya menuduh Doyle melakukan pelecehan di sebuah acara di rumah sakit.

Di jurang 'kehancuran'

Istri Doyle, Emma Page Campbell mengatakan segala tuduhan tersebut telah menyebabkan suaminya berada di jurang kehancuran.

photo

Robert Doyle (tengah) terpilih menjadi Wali Kota Melbourne pada 2008. ABC News

"Saya tahu suamiku, saya tahu niatnya, karakternya, bahasanya, sikapnya," katanya.

"Segala tuduhan terhadap dia sesuai dengan sosok pria yang saya kenal," lanjutnya.

"Saya melihat seorang pria terkuat yang saya kenal kini berada di jurang kehancuran," ujar Emma Campbell.

Seorang juru bicara Pemkot Melbourne mengatakan pengunduran diri Doyle disampaikan pada Ahad (4/2) malam. "Pemkot Melbourne mendengar, melalui pengacara Walikota, bahwa formalitas pengunduran dirinya akan rampung dan sekarang kami berpatikan pada hal itu," kata juru bicara tersebut.

Pemkot mengatakan penyelidikan atas segala tuduhan tersebut akan dilanjutkan.

Pemilu sela

Juru bicara Pemerintah Negara Bagian Victoria mengatakan tidak bisa berkomentar karena penyelidikan sedang berlangsung. Komisi Pemilihan Umum Victoria (VEC) akan melakukan pemilu sela guna mengisi posisi wali kota.

Wood mengatakan tidak tahu kapan pemilu akan digelar, tapi hal itu hanya untuk posisi wali kota dan bukan keseluruhan pejabat Pemkot yang biasa disebut councillor. CEO Pemkot Melbourne Ben Rimmer menjelaskan Menteri Urusan Pemerintahan Daerah Marlene Kairouz, dan VEC akan diberitahu dilapori.

"Kami akan menyarankan mengenai waktu dan proses pemilu walikota yang baru begitu rinciannya dikonfirmasi dengan komisi tersebut," katanya dalam sebuah pernyataan.

Dia membela proses dan praduga tak bersalah dalam menyelesaikan penyelidikan. "Saya bisa katakan proses penyidikan dimulai dan brjalan atas dasar praduga tidak bersalah, seperti seharusnya," katanya.

"Tujuan penyelidikan adalah untuk memastikan kebenaran tuduhan tersebut. Saya tidak dapat mengendalikan perilaku para pihak atau media," tambahnya.

Para councillor Pemkot Melbourne akan bertemu pada Selasa besok untuk pertama kalinya tahun ini guna membahas status penyelidikan tersebut. Mantan councillor Stephen Mayne mengatakan Pemkot harus membuka laporan lengkap mengenai penyelidikan tersebut.

"Saya kira sekarang wajib bagi pemkot untuk merilis laporan akhir yang lengkap sehingga semua orang dapat melihat kesimpulan dari proses peninjauan independen," katanya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

 

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/walikota-melbourne-mundur-terkait-pelecehan-seksual/9396316
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES