Rabu, 8 Zulqaidah 1435 / 03 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Konflik di Mesir Semakin Meluas

Sabtu, 27 Juli 2013, 22:46 WIB
Komentar : 6
Demo pendukung Mursi
Demo pendukung Mursi

KAIRO -- Bentrokan saat unjuk rasa terjadi diantara pendukung dan penentang Muhammad Mursi kembali terjadi. Di kota Alexandria, lima orang tewas. Korban tewas ini menambah jumlah korban yang sudah mencapai 200 orang dalam kurun waktu tiga minggu terakhir.

Lima orang tewas dalam bentrokan yang terjadi di tengah unjuk rasa antara para pendukung dan penentang Presiden Mesir, Muhammad Mursi yang telah digulingkan.

Korban tewas dilaporkan terjadi di kota Alexandria, sementara puluhan ribu orang turun ke jalan-jalan di Kairo.

Di Kairo, kerumunan menghiraukan panggilan dari Jenderal Abdel Fattah al-Sisi untuk memberinya mandat agar bisa menyelesaikan permasalahan. Para pengunjuk rasa terlihat mengangkat poster dan foto-foto Jenderal Abdel Fattah.

Sementara para pendukung Mursi menuntut agar Mursi bisa kembali ke kursi kepemimpinannya.

Kantor berita MENA melaporkan lima orang yang tewas menjadi korban bentrokan unjuk rasa yang dilakukan oleh kedua kubu. Bentrokan tidak bisa dihindarkan, meski sejumlah besar polisi dan tentara telah diturunkan.

Sementara korban terluka mencapai 50 orang.

Ratusan orang terlibat bentrokan di Alexandria dan terdengar suara tembakan yang disambut dengan lemparan batu dari atap gedung-gedung. "Pendukung Mursi akan menyebabkan kita kembali ke masa lalu, ini bukanlah demokrasi," ujar seorang wanita pendukung militer.

"Ini juga bukan upaya kudeta, melainkan revolusi."

Tujuh pengunjuk rasa juga dilaporkan terluka di kota Damietta. Total korban yang tewas dalam unjuk rasa di Mesir dalam tiga pekan terkakhir telah mencapai 200 orang.

 

Sumber : http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2013-07-27/korban-kembali-berjatuhan-dalam-demo-besarbesaran-di-mesir/1167386
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Masjid Pertama di Alaska Resmi Dibuka
ALASKA -- Alhamdulillah, sebuah masjid di Alaska resmi dibuka sekaligus menjadi bangunan masjid pertama disana. Seperti dilansir dari Onislam.com, Selasa (2/9), masjid ini...