Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

In Picture: Melestarikan Batik Betawi (2)

Rabu 27 September 2017 23:28 WIB

Rep: Syailendra Hafiz Wiratama/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Pengunjung memilih sejumlah motif khas batik Betawi di kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta

Foto: Syailendra Hafiz Wiratama/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langkanya minat pembatik ini mendorong minat Siti Laela untuk mendirikan sanggar yang memproduksi batik Betawi sekaligus menjadi wadah bagi warga yang belajar membatik untuk mengisi waktu senggangnya. Membatik memang membutuhkan ketelatenan, saat ini perajin yang bekeja di sanggar ini hanya berjumlah 16 orang, namun mereka tetap dapat memenuhi permintaan pelanggan yang pesanannya bisa mencapai 300 lembar kain batik. 

 

Sejumlah motif batik berhasil diproduksinya antara lain, motif buah mengkudu yang menjadi ikon Batik Betawi Terogong hingga motif ondel-ondel, tugu monas, penari yapong, kembang sepatu dan masih banyak motif lainnya yang menjadi ciri khas Jakarta. 

 

Keunikan batik khas Betawi ini mulai mengundang minat sejumlah wisatawan yang ingin melihat dari dekat sanggar Terogong, termasuk wisatawan mancanegara yang tidak hanya membeli batik melainkan juga untuk belajar dan memahami filosofi dari kain batik. 

 

Menurut Siti Laela, pihaknya berharap semakin banyak warga ibukota khususnya warga Betawi mau belajar membatik dalam rangka melestarikan salah satu ikon budaya Betawi dan berharap juga kepada pemerintah untuk membantu lebih besar lagi mempromosikan ke kalangan lebih luas agar batik Betawi makin diminati masyarakat. 

Sumber : Antara Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA