-
In Picture: Republika Gelar Pelatihan Cepat Baca Alquran Ke-72
Sabtu , 28 October 2017, 23:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika kembali menyelenggarakan pelatihan metode baca Alquran cepat, di Kantor Harian Republika, Sabtu (28/10). Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaidi mengatakan, ini merupakan rangkaian upaya mewujudkan kaum Muslim yang mengerti dan memahami Alquran.

Irfan menjelaskan data buta huruf Alquran di Indonesia mencapai 60 persen. Artinya, kaum Muslim yang mampu membaca Alquran hanya 40 persen. Dari jumlah tersebut, yang bisa menerjemah dan menafsirkan arti Alquran lebih sedikit lagi. "Maka kalau pemerintah giat memberantas buta huruf, kitajuga giat memberantas buta huruf Alquran," kata Irfan membuka pelatihan yang diselenggarakan di ruang rapat 1 Kantor Harian Republika, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).

Pelatihan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan pemateri Ustaz Achmad Farid Hasan. Farid merupakan penemu metode cepat membaca Alquran bernama Metode 30 Menit Bisa Membaca Alquran. Metode ini telah dipraktikkan selama kurang lebih 15 tahun dan dibukukan sejak 2005.


Redaktur : Yogi Ardhi Cahyadi
Reporter : Mahmud Muhyidin, Sri Handayani