REPUBLIKA.CO.ID, Memasak menggunakan panci tekan relatif mudah. Berikut beberapa saran penting untuk diingat:
* Paling penting, kuasailah pedoman yang diberikan produsen panci Anda. Bacalah dengan seksama dan ikuti semua sarannya.
* Anda bisa menggunakan air atau cairan lebih banyak yang direkomendasikan. Tapi, jangan sampai kurang. Minimal air yang digunakan 250 ml (2 gelas). Bila resep menyarankan tidak menggunakan air, atau sangat sedikit, itu karena menggunakan bahan yang bisa mengeluarkan air seperti ayam dan cumi. Seekor ayam, misalnya, mengeluarkan air sebanyak 200 ml.
* Pastikan penutupnya ditutup dengan baik dan dikunci pada posisi yang tepat sebelum memulai tekanan.
* Gunakan timer. Memasak dengan panci tekan, penghitungan waktu sama pentingnya dengan penggunaan tekanan.
* Begitu Anda mengurangi tekanan sesuai petunjuk resep, goyangkan panci sebelum membuka penutupnya. Tujuannya, untuk menyesuaikan kembali temperatur di dalam.
* Potonglah bahan yang sama dengan ukuran yang seragam agar matang merata. Bila mencampur bahan yang berbeda, potonglah yang matangnya lebih cepat dengan ukuran lebih besar dan yang matang lebih lambat dengan potongan lebih kecil.
* Dengan metode memasak ini, aroma akan lebih terkonsentrasi. Anda bisa mengurangi bumbu-bumbu dari resep dengan metode memasak konvensional. Lebih baik lagi bila menggunakan bumbu yang segar.
* Bila setelah menggunakan panci tekan hasilnya terlalu banyak cairan, teruskanlah memasak dengan panci terbuka sampai cairannya berkurang sesuai keinginan.
* Bila Anda memasak bahan-bahan yang menyerap air dan kemudian melar, misalnya kacang kering, jangan isi panci lebih dari dua pertiganya. Ini untuk menghindari kemungkinan tertutupnya lubang udara dalam proses memasak.