Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Menikah Itu Menyehatkan Tubuh, Tapi...

Jumat, 15 Maret 2013, 10:09 WIB
Komentar : 0
Menikah (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Kendati pernikahan menguntungkan bagi mereka yang tubuhnya sehat, tapi pernikahan bisa menyurutkan pertahanan kesehatan begitu kondisi kesehatan menurun, kata para peneliti Universitas Negeri Ohio seperti dikutip health.com. 

 

Para peneliti juga mendapati fakta bahwa orang-orang yang menikah agak terlalu melebih-lebihkan kesehatan tubuhnya. "Kami yakin pernikahan baik untuk kesehatan, namun tak sama protektifnya pada setiap orang,” kata pemimpin penelitian Hui Zheng yang juga profesor sosiologi. “Untuk mereka yang sejak awal kondisi kesehatannya buruk, pernikahan tak akan memberi keuntungan tambahan.”

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Health and Social Behavior edisi Maret itu, kesimpulan tersebut berlaku untuk siapa pun, baik mereka yang menikah, maupun yang pisah ranjang, bercerai, janda/duda atau yang tidak pernah menikah.

Para peneliti menganalisis data pada hampir 800.000 orang yang ambil bagian dalam Survey Kesehatan Nasional AS dari 1986 sampai 2004.  Kondisi kesehatan peserta survey diperingkat ke dalam istimewa, bagus sekali, bagus, cukup, dan buruk. Para peneliti menggunakan data lanjut untuk mengidentifikasi lebih dari 24.000 peserta yang meninggal dunia antara 1986 dan 2006.

Penelitian ini juga membenarkan temuan-temuan sebelumnya bahwa orang yang tak menikah akan naik signifikan tingkat risiko kematiannya dalam jangka waktu tiga tahun. Orang yang tak pernah menikah namun tingkat kesehatannya istimewa  akan dua kali lebih tinggi rasio mati dalam jangka tiga tahun dibandingkan orang menikah dengan kondisi kesehatan istimewa.

Masalahnya, menurut penelitian ini, begitu kondisi kesehatan menurun maka risiko mati untuk orang menikah juga meningkat.  "Kesimpulan ini menunjukkan bahwa pernikahan mungkin penting untuk pencegahan penyakit, namun tak membantu ketika orang benar-benar sakit,” kata Zheng.

“Untuk itulah kami melihat dampat protektif pernikahan ketika orang berada dalam kondisi kesehatan yang istimewa, bukan ketika mereka dalam kondisi kesehatan yang buruk.” 

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
1.541 reads
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...