Saturday, 6 Syawwal 1435 / 02 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gaya Busana Muslimah Dewi Sandra

Tuesday, 30 July 2013, 09:03 WIB
Komentar : 5
Republika/Agung Supriyanto
Gaya busana Muslimah Dewi Sandra dalam satu ajang musik
Gaya busana Muslimah Dewi Sandra dalam satu ajang musik

REPUBLIKA.CO.ID, Sejak mengenakan hijab pada akhir tahun lalu, penyanyi Dewi Sandra mengaku memerlukan waktu untuk beradaptasi, terutama dalam soal berpakaian. Adaptasi termasuk dibutuhkannya saat berlibur. Dewi mengaku hobi travelling. Sebelum berhijab, ia cuma membutuhkan lima menit untuk berdandan sebelum pergi. Sekarang, katanya, perlu sedikitnya satu jam untuk memutuskan padu padan busana hingga mengenakan jilbab.

Dalam urusan gaya berlibur, bahan busana menjadi poin terpenting ketika memilih pakaian yang akan dibawa. Indonesia yang beriklim tropis diakui Dewi membuatnya sulit bereks plorasi dalam pakaian ketika berlibur. Ia biasanya menggunakan bahan seperti kaus demi menyesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Selain nyaman, bahan kaus membuatnya fleksibel bergerak.

Penyanyi yang menyukai aliran rhythm and blues itu tidak memiliki patokan tersendiri dalam bergaya. Kasual, edgy, atau sedikit feminin terkadang dipraktikkan dalam padu padannya. Selama nyaman dan tidak merepotkan, Dewi akan memilih gaya itu. Untuk berlibur, celana jins dan kaus menjadi andalannya.

Sedangkan untuk aktivitas keseharian, Dewi terlihat lebih menyukai berbagai padu padan seperti lilitan hijab yang mendominasi hingga kombinasi busana yang terlihat pas untuk tampil menonjol di sebuah ajang atau pentas. Kendati begitu, perempuan berusia 33 tahun itu mengakui, “Hijab saya masih dalam proses.''

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nora Azizah
Redaktur : Endah Hapsari
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar