Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Massa Kampanye Terbesar di Pilkada 2012

Minggu, 01 Juli 2012, 14:30 WIB
Komentar : 8
Hidayatdidik.net
Massa kampanye Hidayat-Didik
Massa kampanye Hidayat-Didik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kampanye akbar calon Gubernur (Cagub) dan wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 4, Hidayat Nurwahid-Didik Junaidi Rachbini pada Ahad ini diramaikan ratusan ribu pendukung. 

Sepanjang Jalan Rasuna Said hingga Gelanggang Olah Raga (GOR) Brojo Sumantri dipenuhi pendukung berbaju oranye khas pasangan nomor 4.

Dalam orasi kampanyenya, Ketua Tim Sukses Hidayat-Didik, Triwisaksana mengatakan, kehadiran ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, Hidayat-Didik di GOR Brojo Sumantri ini adalah pengkondisian untuk kemenangan Hidayat-Didik pada 11 Juli mendatang.

"Hari ini kita berkumpul tanda untuk memenangkan Hidayat-Didik di Pilkada DKI 2012 kali ini, dan ini bisa dibilang massa kampanye terbesar di Pilkada 2012," ungkap pria yang juga akrab dipanggil Bang Sani ini di hadapan lebih dari 500 ribu pendukung nomor 4, di GOR Brojo Sumantri, Ahad (1/7).

Bang Sani mengatakan, semua warga Jakarta ingin ada perubahan di DKI, dan itu ditunjukkan dengan kesedian ratusan ribu pendukung pasangan nomor 4, untuk berkumpul di GOR Brojo Sumantri ini. 

"Ini belum termasuk ratusan ribu massa yang masih berkumpul di luar GOR Sumantri dan di sepanjang Jalan Rasuna Said," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Masih Solid

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaq meyakinkan kepada para pendukung Hidayat-Didik bahwa kemenangan calon dari PKS pada Pilkada DKI 2012 kali ini akan lebih mudah dibanding 2007 lalu.

"Tahun 2007 ketika pilgub lalu, kita maju sendiri dengan hasil 42 persen, sedangkan saat ini, lawan kita dulu sudah terpencar dan kita akan tetap solid. Karena itu kita komitmen dengan satu putaran kita ganti incumbent," tegas Lutfi di dalam orasi kampanyenya.

Hal senada di sampaikan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (MPP PAN), AM Fatwa. Ia menegaskan bahwa PKS dan PAN sebagai Partai Reformis harus memenangkan pasangan calon yang juga reformis. 

Dan sosok reformis itu, jelas Fatwa, hadir dalam Hidayat yang pada era Reformasi menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Didik Junaidi Rachbini yang pernah berjuang sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) demi menjalankan keutuhan demokrasi di era Reformasi.

Menurut Fatwa, ia tahu betul, Hidayat-Didik memiliki kemampuannya untuk membawa Jakarta keluar dari masalah utama kemiskinan, kemacetan dan banjir. "Karena mereka ini pemimpin yang pernah teruji kejujurannya, keberaniannya dan kepribadiannya," jelas Fatwa kepada ratusan ribu masa pendukung Hidayat-Didik.

Dalam kampanye akbar ini hadir pula beberapa tokoh diantaranya Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta dan Politisi PAN, Teguh Juwarno.

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  rizky Selasa, 3 Juli 2012, 11:32
media tv dunia maya rame2 mengkerdilkan PKS, kecuali ROI.. Jakarta akan lebih baik dipimpin oleh orang2 amanah dan bagus agamanya serta ahlaknya. Vote HNW+Didik
  eddyriyanto Senin, 2 Juli 2012, 14:06
masya Allah...Jakarta kotor dan kurang indah dengan Pamflet dan spanduk yg di pasang sembarang tempat.
  eddyriyanto Senin, 2 Juli 2012, 14:03
“Saya ingin Jakarta punya Gubernur yang lebih merakyat, pergi ke gang kecil, mau membangun jalan kampung,” ujar Mega..
Jokowi telah membuktikannya. Jokowi adalahsosok yang pas untuk memimpin Jakarta yang sedang semrawut
  amir Senin, 2 Juli 2012, 06:53
satu putaran untuk kemenangan hidayat didik...jika warga jakarta tidak memilih nomer 4...maka akan rugi berlarut-larut...
  yania Minggu, 1 Juli 2012, 22:12
subhanallah, tapi sayangnya tadi waktu disiarkan pagi di salah satu stasiun televisi, masa pendukungnya belum sebanyak ini...

  VIDEO TERBARU
Mahathir Kunjungi Mega, Mahathir: Mega Sahabat Lama Saya
JAKARTA -- Mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengunjungi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar Nomor 27A, Menteng, Jakarta Pusat (14/4). Berikut video...