Kamis , 07 December 2017, 09:21 WIB

Wanita Ini Miliki Wajah Paling Proporsional di Indonesia

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Adysha Ramadhani
Miya Alexa
Miya Alexa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mitania Hendyani atau Miya Alexa (32) terpilih sebagai pemilik wajah paling proporsional mewakili Indonesia dalam ajang MAAT Golden Ratio Search. Wajah Miya yang proporsional dinilai dapat menjadi acuan bagi para dokter kecantikan dalam memberikan terapi bagi pasien di Indonesia.

"Waktu awal pencarian ini, sebenarnya saya tidak tahu bahwa dalam wajah seseorang ada perhitungan yang namanya golden ratio," cerita Miya saat ditemui di Jakarta, Selasa (5/12).

Miya pada mulanya sedang bekerja membawakan sebuah acara kecantikan. Di acara tersebut, ia bertemu dengan salah satu dokter estetika yang menyatakan bahwa Miya memiliki proporsi wajah yang baik. Dokter tersebut menyarankan Miya untuk mengikuti ajang MAAT Golden Ratio Search.

Setelah mendapatkan penjelasan lebih jauh mengenai wajah proporsional, Miya akhirnya mendaftarkan diri dalam ajang pencarian yang diselengarakan Merz Aesthetics ini. Dari total 38 partisipan, Miya akhirnya terpilih sebagai perempuan berwajah paling proprosional dari Indonesia.

"Kami memilih Miya karena sangat representatif untuk Indonesia," ungkap salah satu juri dalam ajang MAAT Golden Ratio Search dr Kevin Maharis.

Kevin mengatakan wajah yang tampak cantik dan sedap dipandang tidak semata-mata ditentukan oleh fitur-fitur tertentu pada wajah. Kecantikan perempuan pada dasarnya akan lebih terpancar jika ia memiliki proporsi wajah yang baik terlepas apapun ras, suku dan asal negaranya.

Ada tiga kriteria utama yang dapat digunakan untuk menilai proporsi wajah seseorang. Kriteria yang pertama adalah golden ratio atau proprosi panjang dan lebar wajah. Kriteria kedua adalah proporsi horisontal wajah. Lalu kriteria ketiga adalah proprosi simetri wajah.

Ajang MAAT Golden Ratio Search ini diikuti oleh 11 negara di Asia. Masing-masing negara telah memiliki perwakilan dengan wajah paling proporsional. Meski sama-sama memiliki wajah yang proporsional, tiap perwakilan dari 11 negara ini memiliki karakter kecantikan yang khas dan berbeda satu sama lain. Hal ini menunjukkan bahwa wajah yang proporsional tidak memandang suku maupun batas geografis.

Tujuan diselenggarakannya pencarian wajah proporsional di negara-negara Asia adalah untuk menemukan barometer wajah cantik yang sesuai dengan populasi di masing-masing negara. Selama ini, terang Kevin, patokan kecantikan di Indonesia seringkali berkiblat pada ras kaukasian. Padahal yang tampak cantik pada ras kaukasian belum tentu cocok untuk populasi di Indonesia yang merupakan ras Asia.

"Kita butuh role model, sampel, yang bisa kita aplikasikan di populasi yang kita berikan perawatan," jelas Kevin.

Di saat yang sama, Merz Aesthetic juga meluncurkan pedoman medis pertama dan terbaru untuk membantu dokter kecantikan dalam emmbentuk wajah Asia yang proporsional. Pedoman medis ini telah diluncurkan dalam Pertemuan Tahunan ke-38 International Society for Dermatological Surgery 2017.