Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Indonesia Weekend Kembali Digelar di London

Rabu 12 July 2017 20:54 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Model memperagakan busana muslim Elhijab dalam Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2017 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Sabtu (9/4).

Model memperagakan busana muslim Elhijab dalam Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2017 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Sabtu (9/4).

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perhelatan Indonesian Weekend kembali digelar di London, setelah pada tahun lalu berhasil menarik 30 ribu pengunjung.

Pada tahun ini, pekan Indonesia tersebut bertema pesta pantai dan diselenggarakan di Potters Fields Park -taman dengan latar belakang ikonik The Tower Bridge- London itu akan berlangsung pada 22 sampai 23 Juni 2017.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Najamudin Ramli, di Jakarta, Rabu (12/7) mengatakan pada Indonesian Weekend kali ini akan dihadirkan juga beberapa tokoh kreatif Indonesia dari berbagai bidang.

Di antaranya ada Chef Degan Septoadji yang akan mengangkat kuliner Indonesia seperti rendang, soto betawi, dan gado-gado hingga bintang YouTube Allfy Rev.

"Dia akan tampil dengan lagu hits yang diselingi musik khas Indonesia. Ada juga pesilat yang dipimpin Cecep Arif Rahman yang akan berkolaborasi dengan kelompok pencak silat di London serta dipadukan dengan hip hop," kata Ramli pada konferensi pers di Jakarta.

Selain beberapa tokoh tadi, akan ditampilkan pula alunan suara bambu dari Jei Angklung, peragaan busana dari merek hijab Elzatta Dauky by Elhijab dan koleksi busana Indonesian Fashion Chamber, serta seniman hena tatto, Kent. "Dia akan memamerkan keahliannya mengangkat motif Dayak dan Mentawai," kata dia.

Untuk menarik perhatian, rencananya penyelenggara akan menampilkan mural bertuliskan "Indonesia" yang dibuat agar tampak dari Tower Bridge. Mural ini akan digarap oleh seniman Bujangan Urban dan Smoke. Mereka akan menampilkan berbagai unsur etnis dan budaya dalam karya muralnya.

Selain itu untuk menguatkan sensasi pesta pantai dan mengangkat suasana hangat Indonsesia, panitia menciptakan pasir pantai buatan dengan 50 ton pasir putih.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pemprov DKI Jakarta akan Tambah Jalur Sepeda

Selasa , 20 February 2018, 20:09 WIB