Selasa , 13 Desember 2016, 21:00 WIB

Minang Book Fair 2017 Padukan Pendidikan, Seni Budaya dan Kuliner

Red: Irwan Kelana
Dok Yagemi
Rapat persiapan Minang Book Fair 2017 di kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (9/12/2016).
Rapat persiapan Minang Book Fair 2017 di kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (9/12/2016).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat dan Yayasan Gemar Membaca Indonesia (Yagemi) akan menggelar pameran buku. “Kegiatan yang dinamakan Minang Book Fair tersebut akan diadakan di Masjid Raya Sumatera Barat, Padang, 24 Februari -5 Maret 2017,” kata Wakil Ketua Yagemi Efi Afrizal Sinaro kepada Republika.co.id, Senin (12/12/2016).

Afrizal menambahkan, terkait hal tersebut,  pihak Pemprov Sumbar dan Yagemi melaksanakan rapat persiapan Minang Book Fair 2017 itu di kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (9/12/2016). Pameran yang baru pertama kali digelar di Sumatera Barat itu mengusung tema “Mambangkik Batang Tarandam”. “Tujuan Minang Book Fair 2017 selaras dengan Gerakan Sumbar Membaca  dalam rangka meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat Sumbar,” tutur Afrizal.

Afrizal yang juga dirut Penerbit Al-Mawardi Prima mengemukakan, konsep event  Minang Book Fair  (MBF) 2017  memadukan unsur pameran pendidikan, seni budaya dan kuliner. “Panitia menyiapkan ratusan stan untuk  penerbit buku , mushaf Alquran,  makanan khas daerah dan  pakaian adat khas daerah,” papar Afrizal.

Untuk menyukseskan pameran akbar tersebut, kata Afrizal, panitia MBF 2017 akan menyelenggarakan peluncuran bagi calon penerbit yang akan mengikuti pameran tersebut. “Peluncuran dan jumpa pers MBF 2017 akan kami adakan di gedung Perpustakaan Daerah DKI Cikini Jakarta, Selasa (20/12),” ujar Afrizal Sinaro.