Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Padu Padan Aksesori, Simak Dulu Jurusnya

Selasa, 15 Januari 2013, 10:08 WIB
Komentar : 0
Repubika
Oky Asokawati anggun dalam balutan busana Muslimah. Ia mempermanis penampilan dengan mengenakan aksesori yang sesuai.

REPUBLIKA.CO.ID, Fungsi perhiasan cukup besar dalam menunjang penampilan. Bahkan, penggunaannya harus disesuaikan dengan bentuk tubuh, busana, hingga kegiatan yang akan dilakukan.

Nia Amelya, desainer perhiasan mutiara sekaligus pemilik Niwa Lombok Pearls, mengatakan, bagi pemilik tubuh yang besar, sebaiknya gunakan aksesoris yang juga besar. Tapi, pilih yang bentuknya simpel dengan motif yang tidak ramai. “Karena, kalau kekecilan tidak akan kelihatan perhiasannya,” jelasnya.

Bagi pemilik tubuh mungil, rumus sama berlaku. Pilih aksesoris yang tak terlampau besar, tapi bentuknya agak ramai.

Serasikan aksesoris dengan busana atau jilbab. Serasi tak berarti senada warnanya. Bermain kontras boleh, misalnya, berjilbab biru lalu mengenakan bros kuning. Permainan kontras warna akan memperlihatkan garis busana dengan perhiasan.

Bila busana sudah penuh motif, kenakan aksesoris yang polos. Bila busananya polos, pakai aksesoris yang bercorak atau lebih ramai dari biasanya.

Model busana juga harus diperhatikan. Nia mengatakan, hindari penggunaan aksesoris yang bertumpuk bila model busananya sudah berlapis-lapis. “Aksesoris perhiasan akan kelihatan murah jika busananya tidak sesuai,” ujarnya.

Nia menambahkan, untuk penampilan yang cantik, jangan gunakan semua aksesoris bersamaan. Gunakan berseling, katanya. Jika sudah memakai kalung, hindari memakai bros. Sama halnya ketika memakai kalung ukuran besar, jangan kenakan gelang. Lebih baik memadankannya dengan cincin.

Reporter : Desy Susilawati
Redaktur : Endah Hapsari
692 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...