Jumat , 17 Maret 2017, 16:59 WIB

Tempat Wisata Lhokseumawe Diminta Sediakan Mushala

Red: Ani Nursalikah
Republika.doc
Ilustrasi sebuah Mushala
Ilustrasi sebuah Mushala

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Dalam rangka mengusung konsep wisata halal di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh, pemkot meminta semua tempat atau usaha wisata menyediakan sarana ibadah.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe Zulkifli melalui Kabid Pariwisata Usfah Herlianda di Lhokseumawe, Jumat (17/3), mengatakan semua tempat yang menunjang usaha kepariwisataan di wilayah Kota Lhokseumawe harus menyediakan mushala dan sejenisnya.

Sejumlah tempat usaha yang menunjang kepariwisataan dimaksud antara lain, hotel, penginapan, restoran dan tempat usaha kuliner. Selain itu, pengelola lokasi wisata juga harus menyediakan tempat beribadah seperti mushala.

Usfah menambahkan pengelola tempat wisata dan juga pemilik hotel serta penginapan diminta tidak hanya menyediakan mushala, akan tetapi menyediakan juga sarana pendukung seperti tempat berwudhu serta peralatan shalat bagi wanita.

"Kepada pemilik hotel serta usaha penginapan dan juga pengelola lokasi wisata, supaya nantinya menyediakan sarana ibadah seperti mushala ditempatnya tersebut. Hal ini, merupakan salah satu upaya menghadirkan konsep wisata halal dan islami di Kota Lhokseumawe," ucapnya.

Selain tersedianya sarana dan prasarana ibadah di lokasi wisata dan di tempat usaha penunjang pariwisata di wilayah Kota Lhokseumawe, juga akan dilakukan pembinaan bagi pengelola usaha kuliner.

"Kepada pengelola usaha kuliner juga akan dibina, baik kualitas makanan dan juga higienitasnyas ehingga aman dan nyaman saat dinikmati serta akan dilakukan kompetisi terhadap lokasi kuliner yang bersih. Hal ini ini untuk memberikan motivasi terhadap peningkatan kualitas usaha," kata Usfah.

Sumber : Antara