Wednesday, 7 Zulhijjah 1435 / 01 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rumah Bung Hatta Banyak Dikunjungi Turis Belanda

Saturday, 14 July 2012, 18:18 WIB
Komentar : 1
Antara
Rumah Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Rumah Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI – Objek wisata sejarah rumah kelahiran Bung Hatta di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 37 Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara asal Belanda.

Petugas Pengelola Rumah Kelahiran Proklamator Bung Hatta, Dessi Wati, menyebutkan, para wisatawan asal Belanda banyak berkunjung karena ingin tahu lebih dekat sejarah Bung Hatta.

Menurut dia, para pengunjung dari Negara Belanda tersebut beberapa di antara mereka banyak berstatus sebagai mahasiswa. "Orang Belanda tersebut banyak yang pandai berbahasa Indonesia," katanya, Sabtu (15/7).

Dessi mengatakan, para mahasiswa dari Negara Belanda tersebut menyebutkan bahwa di kampus tempat mereka kuliah terdapat monumen Bung Hatta. Wisman asal Belanda berkunjung ke rumah kelahiran Bung Hatta guna mengenal lebih dekat monumen yang mereka lihat setiap hari di kampus.

“Dari data jumlah wisman yang berkunjung ke rumah kelahiran Bung Hatta pada hari libur mencapai 200 orang sehari,” ungkap Dessi.

Objek wisata sejarah rumah kelahiran Bung Hatta buka tiap hari mulai Senin sampai Minggu dari pukul 08.00 WIB sampai sore. Pengunjung yang datang boleh melihat ruangan dalam rumah tanpa dipungut bayaran sepeser pun.

Para pengunjung dapat melihat isi ruangan yang masih terawat, mulai kamar tidur, buku bacaan dan sepeda milik Bung Hatta, dan lainnya.



Redaktur : Chairul Akhmad
Sumber : Antara
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...