Jumat, 3 Zulqaidah 1435 / 29 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wuih, Lima Hotel Baru Segera Dibangun di Bali

Kamis, 14 Juni 2012, 01:07 WIB
Komentar : 2
wikipedia
Kamar hotel/ilustrasi
Kamar hotel/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR---Sedikitnya lima hotel baru segera dibangun di Kota Denpasar, Bali, setelah Dinas Pariwisata setempat memberikan izin prinsip. "Lima hotel itu segera dibangun di pusat kota dan sekitar kawasan Pantai Sanur," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Putu Budiasa.

Dia menjelaskan, mereka telah memiliki lisensi dasar untuk mengembangkan hotel di daerah itu dari delapan perusahaan yang mengajukan perizinan tersebut. Tapi Budiasa tidak memberikan rincian mengenai dari mana asal para investor pembangun hotel tersebut serta berapa jumlah modal yang ditanamkan.

Dia mengatakan, lima hotel baru tersebut akan menambah akomodasi pariwisata berbintang di wilayah ibu kota Provinsi Bali itu. "Saat ini sebanyak 28 hotel berbintang ada di sini. Jika lima hotel baru tersebut telah beroperasi, jumlahnya menjadi 33 unit," ucapnya.

Dia menilai dengan banyaknya pembangunan hotel baru menunjukkan bahwa Denpasar masih wilayah yang menjanjikan dalam investasi di bidang pariwisata di Bali. Lima unit hotel yang akan dibangun itu di antaranya Ibis Hotel, Batavia Hotel, Anamaya, dan Harris Hotel, ujar Budiasa.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar