Rabu, 26 Ramadhan 1435 / 23 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wuih, Turis Amerika Makin Sering ke Bali

Jumat, 11 Mei 2012, 08:43 WIB
Komentar : 1
panoramio.com
 Kuta Beach, Bali (illustration)
Kuta Beach, Bali (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR---Amerika Serikat kini masuk sepuluh besar negara terbanyak memasok turis ke Bali dengan jumlah wisatawan 20.825 orang dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2012.

"Masyarakat negeri Paman Sam berkunjung ke Bali sebelumnya sangat sedikit. Namun, kini mampu menggeser kunjungan wisatawan asal Jerman," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa, Jumat (11/5).

Dengan demikian, kata Gede Suarsa, warga negara AS yang berwisata ke Bali selama tiga bulan itu terjadi peningkatan 7,42 persen dari total turis pada periode sama 2011 tercatat 19.386 orang.

Mereka sebagian besar melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya, hanya 1.336 orang yang datang lewat pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.

Ia menyebutkan dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, tujuh negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain AS, wisatawan negara lain yang juga hobi ke Bali adalah Australia, Cina, Korsel, Rusia, Singapura, dan Inggris.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...