Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Menara Syahbandar, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Menara Syahbandar, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Menara Syahbandar, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Menara Syahbandar, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Museum Bahari, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Museum Bahari, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Museum Bahari, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Museum Bahari, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Kapal-kapal bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (5/2). (Republika/Prayogi)

Gedung peninggalan Belanda Galangan VOC, Jakarta Utara, Minggu (5/4). (Republika/Prayogi)

Gedung peninggalan Belanda Galangan VOC, Jakarta Utara, Minggu (5/4). (Republika/Prayogi)

In Picture: Jelajah Sisi Utara Jakarta

Senin, 06 Pebruari 2012, 09:47 WIB
Redaktur: Sadly Rachman
Jabir bin Abdullah berkata, "Kami tidak makan dari daging unta kami lebih dari hari di Mina. Lalu, Nabi memberi kemurahan kepada kami seraya bersabda, "Makanlah dan berbekallah. Maka, kami makan dan berbekal." (HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...