Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mendaki Semeru: Ranu Kumbolo, Titik Temu Persahabatan

Rabu, 12 Oktober 2011, 09:49 WIB
Komentar : 0
Foto-foto: PicnicHolic
Danau Ranu Kumbolo

Beranjak dari Desa Ranu Pane, pos untuk mengurus perizinan menanjak Gunung Semeru, Jawa Timur, pemandangan perkebunan kentang dan bukit menyapa saya. Hawa sejuk segar memberikan energi bagi saya yang memang berniat mencapai Mahameru, puncak gunung Semeru yang berada pada ketinggian 3.686 M dpl (di atas permukaan laut) yang merupakan dataran tertinggi di Pulau Jawa.  

Kami merencanakan  kemping di Danau Ranu Kumbolo pada hari pertama. Kami dirikan tenda dan bermalam di Ranu Kumbolo untuk beristirahat dan mempersiapkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan mencapai Mahameru. Berada pada ketinggian 2.400 mdpl, kami memerlukan waktu sekitar 3 jam untuk mencapai  Ranu Kumbolo yang berjarak kurang lebih 10 km dari pos Ranu Pane.












 

 

 


Di lima kilometer pertama, jalanan cukup landai. Kami juga tidak butuh waktu lama untuk beristirahat. Pemandangan hutan tropis, beberapa burung dan serangga terkadang membuat langkah kami berhenti sejenak untuk mengabadikannya dalam bidikan gambar.

Pada lima kilometer kedua, jalanan agak menanjak. Beberapa kali kami harus berhenti untuk sekedar minum dan memakan coklat, si logistik pembangkit mood dan energi. Pemandangan pohon edelweiss banyak dijumpai sepanjang perjalanan. Pada kilometer 9, pemandangan Ranu Kumbolo sudah terlihat, sangat cantik. Airnya yang berpendar biru, tenang, dikelilingi oleh bukit-bukit cantik dengan gradasi warna hijau akibat pantulan cahaya mentari sore.

Umumnya para pendaki memang bermalam di Ranu Kumbolo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Mahameru. Danau seluas 14 ha dengan air tawar yang bersih dan masih banyak ikannya ini menjadi andalan sebagai tempat bermalam atau kemping. Di setiap akhir pekan, Ranu Kumbolo selalu menjadi lebih warna warni dengan belasan tenda-tenda yang didirikan oleh pendaki. Tak jarang pula masyarakat setempat juga memanfaatkan Ranu Kumbolo sebagai tempat kemping bersama keluarga.

Api unggun persahabatan

Seperti  senja itu, angin yang bertiup kencang dan hawa dingin menusuk, memberikan perintah kepada para pendaki untuk membuat api unggun. Dengan penuh persahabatan mereka menyapa kami yang baru datang. Mengajak kami untuk bergabung bersama, sekedar menawarkan kopi demi sebuah kehangatan akan kebersamaan. Persahabatan yang tulus selalu tercipta disini. Berbagi api unggun, makanan,  ataupun sekedar minuman penghangat badan. Dari situ semua cerita-cerita akan bergulir, berbagi pengalaman

Untuk mencapai Ranu Kumbolo bukanlah hal yang sulit. Bagi yang berada di Jakarta, bisa naik kereta api jurusan stasiun Kota Baru, Malang. Tiba di Malang, bisa sewa angkot untuk mengantarkan hingga Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang, menuju Pos Ranu Pani dengan menyewa jeep.

Desa Ranu Pani merupakan pos pendaftaran bagi pengunjung yang ingin mendaki Gunung Semeru. Setelah melakukan registrasi , kita bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Bagi pengunjung yang tidak mau repot membawa perlengkapannya, bisa menyewa porter lho. Jadi, yang mau hiking ke Semeru tanpa ingin mencapai puncaknya, tetap bisa menikmati keindahannya dengan kemping di Ranu Kumbolo.



Nyanyu Partowiredjo
, pelaku wisata
picnicholic@gmail.com






Rubrik ini bekerja sama dengan PicnicHolic
www.picnicholic.webs.com

@PicnicHolic

Redaktur : Johar Arif
9.450 reads
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  endah Kamis, 20 Oktober 2011, 23:47
Mbaknya,keknya yang wkt turun dr pane jeepnya ketumpangan rombongan saya kan yaa
  Keling Jumat, 14 Oktober 2011, 07:46
Siap
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...