Tujuh Kiat Agar Anak Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Selasa, 07 Pebruari 2012, 07:45 WIB
Tujuh Kiat Agar Anak Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW
Mencintai Nabi Muhammad SAW (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Berusaha mencontoh perilaku Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari adalah salah satu wujud bahwa kita mencintai dan menghormati Rasul Allah tersebut. Perilaku tersebut sudah semestinya dimulai sejak usia dini. Berikut ini tujuh kiat mengajarkan anak agar mengingat dan mencontoh perilaku Rasulullah.

1. Satu Kebaikan Sehari

Membiasakan anak melakukan satu perbuatan baik dalam satu hari merupakan langkah awal untuk memulai hari. Mulai dengan hal kecil, misalnya tersenyum saat bertemu dengan kerabat. Jika ini dilakukan setiap hari akan membiasakan anak terhadap perbuatan baik seperti yang dilakukan Rasulullah. Orangtua dituntut untuk kreatif dalam hal ini. Bisa juga meminta anak untuk membantu tetangga. Jika anak sudah terbiasa, tingkatkan dengan 'dua kebaikan dalam sehari' dan seterusnya.

 

2. Membacakan cerita tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW sebelum tidur.

Mendengarkan cerita mengenai Rasulullah membantu anak menyerap pesan dari cerita-cerita tersebut.

 

3. Bepergian ke Luar Negeri

Tentu hal ini bukan menjadi suatu kewajiban. Jika kebetulan anda memiliki waktu dan dana lebih, tak ada salahnya melakukan tips yang satu ini. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai latar belakang dan bahasa negara yang akan anda kunjungi. Jangan ragu mengeksplorasi kebudayaan setempat. Mengetahui bahwa dunia terdiri dari berbagai macam latar belakang budaya, mampu menumbuhkan rasa kemanusiaan dan menghargai orang dari budaya yang berbeda dalam diri anak.

 

4. Bergaul dengan Anak yatim

Nabi sangat mencintai umatnya yang mengasihi anak yatim. Bahkan, membelai rambut anak yatim mendatangkan keberkahan tersendiri. Ajak anak mengunjungi panti asuhan dan ikutkan dia dalam kegiatan di panti. Contoh kegiatan yang bisa dilakukan anak anda, misalnya, mengajar anak yatim atau membantu menggalang dana bagi mereka. Anak juga bisa diajak mengatur suatu perjalanan wisata bersama dengan anak yatim.

 

5. Membaca Alquran dan Tafsirnya

Membaca Alquran dan tafsirnya membantu anak mengerti makna dibalik setiap surat yang dibaca.

 

6. Biasakan Anak Selalu Berdoa

Ajarkan anak agar selalu berdoa dimanapun dan kapanpun. Dengan berdoa, membantu anak agar selalu mengingat Allah dan anak kita senantiasa berada dalam perlindungan Allah. Insya Allah.

 

7. Bertemu Teman di Masjid

Nabi menjadikan masjid sebagai tempat pertemuan dan bersosialisasi dengan umatnya. Jadikan masjid sebagai tempat anak bertemu dengan teman-temannya. Selain shalat dan membaca Alquran, tak ada salahnya bagi anak untuk membawa buku cerita favoritnya. Anak yang nyaman saat berada di masjid akan memiliki kehidupan sosial yang baik.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: Ani Nursalikah
Sumber: onislam.net
Abdullah bin Abu Aufa berkata, "Rasulullah melakukan umrah. Lalu, beliau thawaf di Baitullah, dan melakukan shalat dua rakaat di belakang maqam. Beliau bersama-sama dengan orang-orang yang menutupinya. Seorang laki-laki berkata kepadanya, 'Apakah Rasulullah memasuki Ka'bah?' Ia menjawab, 'Tidak.(HR Bukhari)
abu zahwa, Selasa, 7 Pebruari 2012, 09:15

yang angka 3 mestinya kalau ada dana lebih ajak anak ke luar negeri untuk umroh dan ziarah ke tempat-tempat yang berhubungan perkembangan dan lahirnya agama Islam...

Balas
supriyatna, Selasa, 7 Pebruari 2012, 08:04

Saya setuju dengan 6 hal, namun hal ke 3 saya kurang setuju meskipun ada tambahan tidak wajib. Hal ini diganti dengan mengajak anak siarah ke makam Islam dan masjid bersejarah dalam penyebaran islam atau mengunjungi ulama.
Wassalam

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...