Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ke Borobudur? Cicipi Bakmi Jawa Telur Itik Pak Parno

Jumat, 08 Maret 2013, 20:16 WIB
Komentar : 0
YOGYES.COM
Bakmi Jawa Pak Parno

REPUBLIKA.CO.ID, Selepas isya, toko-toko di kawasan Borobudur biasanya sudah ditutup para pemiliknya. Kendati demikian, ada sejumlah tempat makan yang masih buka hingga larut malam.

Bagi pelancong yang merasa lapar pada jam-jam tersebut, tak ada salahnya mencicipi sajian khas daerah ini, salah satunya adalah Bakmi Jawa masakan Pak Parno. Hidangan ini tak hanya disukai wisatawan lokal, tetapi juga acap dijadikan pilihan oleh turis-turis mancanegara yang melancong ke Borobudur.

Bahan utama bakmi ini berupa mi basah, daging ayam, sayur kol, dan telur itik “Untuk dagingnya, saya hanya memakai ayam kampung,” ujar Suparno (61 tahun), pemilik warung yang beralamat di Kapling Janan RT 04 RW 04, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Cara memasaknya pun satu persatu porsi, di atas tungku gerabah dengan bahan bakar arang, sehingga kelezatan dari setiap porsi terjaga dengan baik. Melihat dari cara masaknya, para pengunjung mesti bersabar apalagi pengunjung rumah makan sederhana ini tergolong ramai.

Dalam penyajiannya, menu ini  diberi tambahan berupa taburan bawang goreng, irisan daun seledri, mentimun, dan tomat. Ada dua macam bakmi yang disajikan di tempat ini, yaitu bakmi goreng dan bakmi godog dengan kuah mengepul yang dijamin membuat semakin bersemangat untuk membuat pirin licin tandas.

Soal rasa, yakin, Anda tidak akan kecewa. Gurihnya bawang goreng, empuknya daging ayam, serta segarnya irisan mentimun membuat hidangan ini terasa nikmat di lidah. Untuk menyantap satu porsi bakmi Pak Parno, pengunjung cukup merogoh uang Rp 13 ribu saja.

Reporter : Ahmad Islamy Jamil
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
5.455 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...