Sabtu, 29 Ramadhan 1435 / 26 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jangan Buang Dulu Ampas Kopi Anda, Kenapa? (1)

Sabtu, 23 Februari 2013, 07:03 WIB
Komentar : 0
WALLCO
Secangkir kopi panas (ilustrasi)
Secangkir kopi panas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Anda penikmat setia kopi? Aromanya yang khas, warnanya yang pekat dan segudang manfaatnya memang membuat kopi disukai banyak orang. Setelah meminum kopi Anda sebaiknya jangan terburu-buru untuk membuang ampasnya. Karena, ampas seduhannya tetap bisa dimanfaatkan. Yuk, intip apa saja manfaat ampas si hitam beraroma segar ini.

1. Menghilangkan Bau Amis

Tangan yang amis setelah makan ikan ataupun makanan beraroma menyengat terkadang susah hilang. Gunakan ampas kopi untuk menghilangkan aroma amis tersebut. Caranya, gosok-gosoklah tangan menggunakan ampas kopi. Kemudian cuci menggunakan sabun dan bilas hingga bersih.

2. Mengharumkan Kulkas

Letakkan ampas kopi dalam kantong kain untuk mencegah aroma tidak sedap dalam lemari es. Anda juga dapat menggunakan kantong bubuk kopi dalam mobil Anda jika muncul aroma tak sedap.

3. Menghilangkan Aroma Tak Sedap Pada Sepatu

Sepatu tertutup yang setiap hari digunakan juga dapat menimbulkan bau tak sedap. Untuk mengurangi bau tersebut, masukkan ampas kopi kering dalam kantong kain, kemudian letakkan pada bagian dalam sepatu saat tidak digunakan. Gantilah kantong bubuk kopi ini setiap tiga hari sekali. Jangan lupa juga mengganti kaus kaki setiap hari dan gunakan saat kaki dalam kondisi kering. Usahakan menggunakan sepatu secara bergantian karena sepatu juga butuh istirahat.

Reporter : Niken Paramita Wulansari
Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : loveindonesia.com
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Masa Depan Ekonomi Indonesia di Era Jokowi
WASHINGTON -- Salah satu tantangan terberat bagi Presiden RI Terpilih Joko Widodo adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai kendala struktural....