Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Minuman dari Beras Merah, Seperti Apakah?

Thursday, 28 June 2012, 16:49 WIB
Komentar : 1
photobucket.com
Beras Merah
Beras Merah

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Hasil pertanian berupa beras merah tidak hanya dinikmati sebagai bahan utama makanan. Di Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Bali, beras merah ini bisa diolah menjadi minuman seperti teh dan kopi

"Ide membuat teh dan kopi dari beras merah itu muncul karena banyak beras merah yang hancur dan tidak utuh dibuang percuma," kata pembuat teh dan kopi dari beras merah, Grace M Tarjoto, di Denpasar, Kamis (28/6). Dia mengatakan bahwa, beras merah yang diterima masyarakat adalah beras merah yang masih utuh.

Insinyur kimia yang kini serius menjadi petani beras merah itu menjelaskan, proses pembuatan teh dan kopi dari beras merah yang dibuat cukup sederhana. Beras merah yang tidak utuh dan hancur dikumpulkan untuk kemudian dibersihkan. lalu, beras merah itu disanggrai hingga timbul aroma dan diaduk selama sekitar lima menit.

Setelah itu beras merah yang telah disangrai, kemudian diangkat dan didinginkan untuk selanjutnya dikemas ke dalam plastik. Beras merah yang sudah disanggrai pun bisa langsung disaring untuk mendapatkan teh. Sementara untuk pembuatan kopi juga menjalani proses serupa. Hanya saja, ditambahkan lima persen kopi arabika sebagai penambah aroma wangi.

Teh dan kopi dari beras merah, lanjut Grace, ternyata diminati tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan sawah Jatiluwih. Mereka sebagian berasal dari Australia, Filipina, Amerika Serikat dan negara asing lainnya. "Rasanya manis dengan aroma beras merah yang kental," kata seorang peminat teh beras merah, Deasy.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar