Rabu, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 Januari 2018

Rabu, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 Januari 2018

Mendorong Penyembuhan Paru-Paru Mantan Perokok

Selasa 02 Januari 2018 18:08 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Friska Yolanda

Petugas toko mengambil rokok untuk konsumen di salah satu ritel, Jakarta, Ahad (21/8). (Republika/ Wihdan)

Petugas toko mengambil rokok untuk konsumen di salah satu ritel, Jakarta, Ahad (21/8). (Republika/ Wihdan)

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, Kebiasaan merokok yang pernah diadopsi oleh mantan perokok tentu meninggalkan bekas kerusakan pada paru-paru. Meningkatkan konsumsi tomat dan buah-buahan lain dalam pola makan dinyatakan dapat membantu proses penyembuhan paru-paru mantan perokok.

Hal ini diungkapkan dalam penelitian jangka panjang yang dilakukan terhadap 650 orang dewasa di Inggris dan Eropa. Manfaat menyehatkan dari konsumsi tomat dan buah-buahan ini tak hanya bisa dirasakan oleh mantan perokok tetapi juga individu secara umum.

"Penelitian juga menunjukkan pola makan yang kaya akan buah-buahan dapat memperlambat proses penuaan alami paru-paru meski Anda tidak pernah merokok," ujar ketua peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Vanessa Garcia Larsen, seperti dilansir //WebMD//.

Penelitian yang dimulai sejak 2002 ini menunjukkan penurunan fungsi paru-paru berjalan lebih lambat pada orang yang mengonsumsi rata-rata dua buah tomat atau lebih dari tiga porsi buah segar per hari. Salah satu buah-buahan yang menunjukkan manfaat menonjol adalah apel.

Hubungan antara penerapan pola makan kaya akan tomat atau buah-buahan dengan penurunan fungsi paru-paru ini makin terlihat pada mantan perokok. Temuan ini mengindikasikan nutrisi dalam tomat dan buah-buahan segar dapat membantu perbaikan kerusakan paru-paru akibat kebiasaan merokok di masa lalu.

"Temuan ini menunjukkan pentingnya rekomendasi pengaturan pola makan, khususnya pada orang (dengan riwayat merokok) yang berisiko terhadap terjadinya masalah pernapasan seperti COPD (penyakit pulmonari obstruktif kronis)," kata Larsen dalam pernyataan resmi.

Secara umum, fungsi paru-paru akan mulai menurun ketika seseorang memasuki usia 30-an tahun. Konsumsi tomat atau apel dapat memberi tambahan 'ruang bernafas' bagi kelompok yang sudah mulai mengalami penurunan fungsi paru-paru ini.

Ahli menilai temuan ini semakin membuktikan bahwa penerapan pola makan yang sehat itu penting. Selain bermanfaat bagi kesehatan paru-paru, pola makan yang sehat juga memiliki manfaat kesehatan secara umum bagi tubuh.

Namun, pola makan sehat bukan pengganti obat bagi individu yang sudah mengalami masalah paru-paru seperti COPD. Pada kelompok ini, penerapan pola makan sehat yang kaya akan tomat atau buah segar juga harus diiringi dengan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA