Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Sunday, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 February 2018

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Hindarkan Penyakit

Jumat 20 October 2017 14:15 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Jabat tangan. Ilustrasi

Jabat tangan. Ilustrasi

Foto: cliseetiquette

REPUBLIKA.CO.ID, ATLANTA -- Musim hujan sudah mendekat. Biasanya masuk musim ini beberapa penyakit mulai perlu diwaspadai, salah satunya flu.

Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat yang berbasis di Atlanta, Georgia, sebenarnya ada salah satu cara sederhana menghindari penyebaran virus dan bakteri jahat di musim flu. Yakni menghindari dahulu jabat tangan langsung dengan orang diduga sedang sakit.

Jabat tangan dengan bersentuhan kulit disebut berisiko membuat mikroorganisme asing menempel di tubuh. Beberapa bakteri yang berpindah itu memang umumnya tidak berbahaya, tetapi kemungkinan penyakit selalu ada. Misalnya, bakteri Staphylococcus dan E coli penyebab diare yang dapat menyebar lewat telapak tangan, terutama jabat tangan yang dilakukan di rumah sakit.

Pendapat ini didukung riset di London, Inggris, yang menganalisis kondisi tangan 50 orang komuter yang akan pulang ke rumah dari tempat kerja. Satu dari tiga tangan rupanya terkontaminasi bakteri yang biasanya ditemukan pada kotoran.

Mungkin itu sebabnya Presiden AS Donald Trump menyebut jabat tangan sebagai kegiatan "barbar". Sementara, mantan presiden George W Bush cukup diplomatis dengan menyarankan Obama untuk memakai cairan pembersih tangan saat harus bersalaman dengan orang banyak.

Ahli biokimia Dave Whitworth dari Aberystwyth University malah beranggapan jabat tangan tidak selalu berisiko. Pasalnya, jumlah bakteri tertinggi di tangan berada pada bagian lembap di antara jari dan di bawah kuku yang biasanya tidak tersentuh saat bersalaman.

"Penyakit yang sudah memasuki tempat kerja akan sulit dihindari, bahkan tanpa berjabat tangan. Mungkin yang perlu dipertimbangkan adalah meminta rekan kerja yang sakit untuk beristirahat di rumah," kata Whitworth, dikutip dari laman Standard.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA