Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Penderita Hepatitis A Sering tak Sadar

Jumat 28 Juli 2017 13:34 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani

Pemeriksaan hepatitis di Bogor, Jumat (11/12)

Pemeriksaan hepatitis di Bogor, Jumat (11/12)

Foto: ANTARA FOTO/Jafkhairi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hepatitis A memang tidak seseram virus hepatitis lainnya. Bahkan banyak orang yang kadang tidak sadar jika sedang terserang virus tersebut.

"Sebab hepatitis A ini seiring kali cuma seperti demam saja, paling parah ini biasanya mual dan muntah saja ditambah urin menjadi gelap," kata Medical Eksekutif Kalbe Farma Olivia Ekaputri, Kamis (27/7).

Hepatitis A biasanya ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Berbeda dengan hepatitis B dan C yang penularannya melalui darah, orang yang memiliki risiko terkena hepatitis A lebih besar jika berada dalam kondisi kurangnya akses terhadap air bersih dan aman, sanitasi yang buruk, dan tak menjaga kebersihan diri seperti tangan yang kotor.

Dalam proses terserang hepatitis A pun seringkali tidak langsung. Dibutuhkan waktu beberapa hari atau pekan ketika orang tersebut terkena hepatitis A.

Meski ringan, dalam beberapa kasus hepatitis A pun bisa membuat penderitanya menjurus pada kematian. Meski angkanya tidak besar, Olivia menjelaskan, jika setelah terkena hepatitis A bisa saja dapat menyebabkan kerusakan sel hati yang masif.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA