Thursday, 10 Sya'ban 1436 / 28 May 2015
find us on : 
  Login |  Register

Kemenkes Luncurkan Fonas Untuk JKN 2014

Monday, 17 June 2013, 17:17 WIB
Komentar : 1
corbis.com
Obat Generik (Ilustrasi)
Obat Generik (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan umumkan Formularium Nasional (Fornas) dalam rangka menuju Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014, Senin (17/6). Fornas merupakan daftar obat dan harga yang disusun oleh Komite Nasional Penyusunan Formularium.

Fornas mengatur penggunaan obat pada pelayanan kesehatan masyarakat. "Meski pelayanan kesehatan di RS sudah menggunakan Sistem Indonesian Case Base Groups (INA CBG's) namun penggunaan obat tetap harus dipantau," Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Maura Linda Sitenggang di Kemenkes, Jakarta.

Dengan adanya Fornas ini masyarakat tak perlu lagi khawatir akan obat yang akan dikonsumsinya. Kerena masyarakat akan mendapatkan obat yang sesuai dengan penyakit yang diderita.

Sebagai referensi utama Fornas diambil dari Daftar Obat Esensial (DOEN). DOEN ini tadinya digunakan oleh pemerintah, lembaga asuransi dan fasilitas kesehatan sesuai dengan kebijakan mereka masing-masing. "Semua kondisi yang saat ini terjadi di simplifikasi menjadi Fornas," katanya.

Sehingga obat-obat yang beredar nantinya adalah obat-obat yang masuk daftar Fornas yang ditetapkan Kemenkes.

Fornas menggunakan konsep obat esensial. Artinya obat-obat yang digunakan harus aman, efisien dan hemat biaya. Yang sekaligus, menurut Maura sebagai pengendali biaya dan mutu pengobatan. Serta memudahkan perencanaan dan penyediaan obat.

Karena semua obat yang diformulasi ini nantinya akan berbentuk sebagai obat generik. "Mengingat 40-60 persen biaya kesehatan adalah untuk obat," kata Maura.

Rencananya, daftar obat dan harga ini mulai tersedia pada September mendatang. Yang bisa diakses melalui e-catalog. "Formularium ini nantinya transparan. Setiap warga bisa melihat daftar obat yang terjamin," katanya.

Reporter : niken paramitha
Redaktur : Taufik Rachman
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Korupsi FIFA, Sepp Blatter tidak Termasuk Deretan Tersangka
WASHINTON -- Organisasi sepak bola dunia, FIFA Rabu kemarin digoyang oleh kasus korupsi internasional. Kasus para pengurus FIFA diajukan secara terpisah di pengadilan...