Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kerja Malam Naikkan Risiko Kanker Rahim?

Selasa, 19 Maret 2013, 09:21 WIB
Komentar : 0
corbis.com
Sel kanker serviks( HeLa cell)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Perempuan yang bekerja malam hari akan meningkatkan risiko terkena kankir rahim, demikian satu penelitian yang dirilis 13 Maret lalu di jurnal Occupational and Environmental Medicine seperti dikutip Health.com.

Peneletian menyasar lebih dari 1.100 perempuan yang umumnya menderita jenis kanker rahim yang sama dan terhadap 1.800 perempuan tanpa kanker rahim.

Perempuan-perempuan ini berusia 35 sampai 74 tahun dan bekerja di bidang kesehatan, rumah makan, dan pegawai administrasi.

Hampir 27 persen perempuan penderita kanker invasif ternyata bekerja malam,32 persen dalam batas terkena kanker, dan sekitar 22 persen tanpa kanker.

Menurut penelitian ini, bekerja malam bertalian dengan meningkatnya risiko kanker akut sampai 24 persen
 dan meningkatnya risiko kanker tingkat dini sampai 49 persen.

Perempuan berusia 50 tahun adalah yang paling rentan terkena kanker rahim ketika mereka bekerja malam, kata Parveen Bhatti, kepala penelitian ini yang juga dari Pusat Riset Kanker Fred Hutchinson di Seattle.

Para peneliti menyimpulkan bahwa meningkatnya risiko kanker pada perempuan yang bekerja malam hari bisa berkaitan dengan hormon melatonin yang mengatur hormon reproduksi, terutama estrogen. Melatonin normalnya diproduksi malam hari.

Penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa bekerja malam bisa menaikkan risiko kanker payudara, demikian health.com.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.335 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...