Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Yuk, Cegah Dehidrasi Sejak Dini!

Kamis, 28 Februari 2013, 17:03 WIB
Komentar : 0
abcparish.blogspot.com
Dehidrasi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Anda sering merasa ngantuk dan hilang konsentrasi? Jangan langsung mengira Anda kurang tidur.

Jangan-jangan Anda kekurangan cairan tubuh. Sebab, dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan berbagai efek selain merasa haus.

Ternyata, anak kecil lebih membutuhkan air lebih banyak daripada orang dewasa. Pada acara seminar 'Air Bisa Cegah Dehidrasi (ABCD) Harus Dimulai Sejak Dini' di hotel Grand Sahid Kamis (28/2), dijelaskan gejala-gejala dehidrasi dan bahayanya bagi anak-anak.

Seperti dijelaskan dr Luciana B Sutanto, salah seorang narasumber, bila anak-anak mengalami dehidrasi, mereka bisa kehilangan konsentrasi, penurunan daya ingat dan penurunan kemampuan aritmatika.

"Ini bisa berakibat nilainya jadi turun, dan emosinya juga jadi naik-turun," jelas Luciana. Selain itu, anak-anak yang sulit mengkonsumsi makanan hijau juga sering terkena sembelit.

"Dehidrasi bisa menyebabkan konstipasi, ditambah sulit makan sayur jadi makin keras kotorannya, bisa berbahaya untuk usus," kata Luciana lagi.

Menurut dr Saptawati Bardosono, ketua kelompok kerja cegah dehidrasi di Indonesia (IHWG), penanaman pentingnya minum air untuk mencegah dehidrasi harus dimulai dari sekolah. "Kami (IHWG) bersedia menjadi mediator dan fasilitator untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan," ujar Saptawati.

Kepala bidang SMP&SMA Dinas Pendidikan Jakarta, Hamid yang menyempatkan diri datang mengatakan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) para guru harus tahu strategi penyampaian yang baik.

"Menanamkan pentingnya minum air ke anak-anak yang aktif itu harus dengan cara yang unik, agar yang disampaikan diterapkan oleh mereka," kata Hamid.

Hamid mengakui bahwa kondisi air tanah di Jakarta kurang baik, terutama di wilayah Jakarta Barat.

"Airnya kotor, bahkan kadang ada rasanya," kata Hamid. Karena itu mereka memberikan bantuan air minum isi ulang untuk sekolah yang berada di daerah yang airnya kotor. "Biar mereka tidak kekurangan air" terangnya.

Kesadaran pentingnya minum air pada anak-anak dapat dimaksimalkan dengan bantuan orang tua. Selain memberikan contoh dan mengingatkan untuk minum secara teratur, orang tua dapat memberikan bekal minum untuk anaknya ke sekolah.

"Kalau beli diluar takut tidak sehat," kata Luciana, narasumber acara tersebut.



Reporter : Ilhami Rizqi Ashya
Redaktur : Heri Ruslan
1.402 reads
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda