REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebanyakan ahli merekomendasikan posisi tidur ibu hamil miring ke sisi kiri hingga bulan kedua dan bulan ketiga.
Ini bisa diterima secara universal. Bagi sebagian besar perempuan, posisi miring ke kiri ini baik-baik saja. Tapi bagi sebagian wanita lain yang tak terbiasa tidur miring ke kiri maka bisa menyebabkan nyeri pinggul, nyeri punggung, serta impingements saraf di punggung bagian bawah dan kaki.
Kebanyakan perempuan bertanya mengapa mereka dianjurkan untuk tidur menghadap ke kiri? Jawaban untuk ini karena sebagian besar posisi ini bisa mengurangi tekanan pada usus dan inferior vena cava, yaitu pembuluh darah utama yang mengembalikan darah dari bagian bawah tubuh ke jantung.
Posisi ini akan memastikan sirkulasi darah yang sehat untuk bayi. Ibu yang baru hamil perdana juga tak perlu khawatir jika mereka terbangun dengan posisi tidur yang aneh. Sebab, jika dipaksakan, maka ini bisa menyebabkan mual, pusing, dan kesulitan bernapas. Memaksakan posisi tidur juga bisa membangunkan ibu dan bayi sebelum waktunya.
Dalam kehamilan, jika ada sesuatu hal menganggu si bayi, maka si kecil akan mulai menandang dan bergerak di perut anda. Biasanya, gerakan ini akan membangunkan ibu. Waspadalah, ini berarti bayi anda sedang tidak senang.