Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perubahan Anak Laki-laki Selama Masa Puber (1)

Kamis, 21 Februari 2013, 07:02 WIB
Komentar : 3
puber / ilustasi
puber / ilustasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beberapa waktu lalu, ROL sudah membahas tentang sejumlah perubahan fisik yang dialami oleh anak perempuan memasuki masa pubertasnya. Untuk anak laki-laki pada umumnya, pubertas adalah masa-masa yang menyenangkan sekaligus masa-masa yang membingungkan.

Bagaimana mengenalnya? Ini dia pemaparannya seperti ROL kutip dari SymptomFind, Kamis (21/2).

Ketika anak laki-laki mulai puber, tubuh mereka akan mengalami sejumlah perubahan fisik yang memengaruhi penampilan mereka. Beberapa bagian tubuh yang berubah umumnya lima. Pertama, otot mereka semakin berkembang dan membesar.

Kedua, bahu mereka akan semakin membidang. Ketiga, tinggi mereka akan bertambah lebih cepat dan seringkali mengalami ledakan pertumbuhan.

Keempat, anak laki-laki yang mengalami puber akan timbul banyak jerawat. Kelima, payudaranya akan mengalami sedikit perkembangan yang dikenal dengan istilah ginekomastia.

Namun ini sifatnya sementara dan akan segera mengempis. Jika pengembangan payudara terus terjadi, maka sebaiknya anda membawa putra anda ke dokter.

Selain perubahan fisik yang kasat mata, anak laki-laki juga mengalami perkembangan seksual yang luas selama masa pubertas. Anak laki-laki akan melihat alat kelamin mereka tumbuh lebih panjang, tebal, dan bertambah besar.

Anak laki-laki juga mengalami ereksi lebih sering dimasa pubertas. Hal ini biasanya juga diikuti pikiran seksual dan rangsangan fisik. 

Tapi, anak laki-laki dalam masa pubertas biasanya juga ada yang mengalami ereksi dengan stimulasi biasa, termasuk ketika mereka sedang tidur. Hal ini kemudian menyebabkan mimpi basah sebagai akibat mereka berejakulasi saat tidur.

Mimpi basah umum terjadi pada anak laki-laki yang melalui masa pubertas. Anak laki-laki pada masa ini penting untuk mengetahui bahwa mereka berpotensi menjadi ayah dari seorang anak.

Maka dari itu, mereka harus berhati-hati mengendalikan dorongan seksual mereka. Pendidikan dini tentang seks dari orang tua dimasa ini sangat penting. 

Bersambung ke bagian 2..

Reporter : Mutia Ramadhani
Redaktur : Citra Listya Rini
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar