Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

10 Tips Mencegah Gigitan Nyamuk (3-Habis)

Senin, 18 Februari 2013, 10:59 WIB
Komentar : 0
.
Bawang putih disebut sebagai musuh besar nyamuk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tips kali ini masih dalam suasana musim hujan. Sebab, suhu panas dan kelembaban melonjak, nyamuk kerap keluar dari rerumputan, semak-semak, genangan air, dan tempat tembab lainnya. 

Tapi, ini bukan berarti anda atau orang-orang yang anda cintai menjadi menu prasmanan nyamuk. Berikut adalah 10 tips sederhana untuk mencegah gigitan nyamuk seperti dikutip dari SymptomFind, Senin (18/2). 

8. Vanili 

Vanili yang diekstrak secara murni biasa dijual di Meksiko. Ada yang bilang, anda bisa mencampurkan air hasil ekstrak daun vanili dan menyemprotkannya ke beberapa titik denyutnadi tubuh anda. 

Misalnya di pergelangan tangan, di urat-urat leher, atau di badan kaki. Atau, anda bisa mengoleskannya ke seluruh bagian tangan dan kaki anda. 

9. Bawang putih 

Bawang putih juga disebut-sebut sebagai musuh besar nyamuk. Sebagian besar orang merekomendasikan untuk makan bawang putih atau cengkeh setiap hari akan mengusir nyamuk dari misinya mendekati anda. 

Beberapa orang lainnya mengatakan bahwa menggosokkan bawang putih pada kulit juga efektif mengusir nyamuk. Namun, satu hal yang pasti adalah bawang putih baik untuk kesehatan jantung anda. 

10. Lotion antinyamuk 

Body lotion yang berfungsi untuk mengusir nyamuk sudah banyak dijual di toko saat ini. Mereka juga memunyai banyak pilihan. Namun, lotion antinyamuk ini adalah produk yang mengandung senyawa kimia. Akan lebih baik jika anda mengusir nyamuk dengan sembilan cara alami sebelumnya.

Reporter : Mutia Ramadhani
Redaktur : Mansyur Faqih
2.213 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda