Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mau Kurus? Jalan Mundur Saja

Senin, 24 Desember 2012, 04:59 WIB
Komentar : 0
novasans.com
Tes kesehatan untuk perempuan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Kalau beragam olahraga yang sudah kita lakukan tidak juga memberi hasil, tak ada salahnya kita mencoba berjalan mundur.

Dikup dari Medical Daily, berjalan mundur ternyata dapat menjadi alternatif latihan karena mampu membakar kalori hingga dua kali lipat dibanding berjalan biasa.

Berjalan mudur juga menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, misalnya membantu memulihkan diri dari cedera umum danmenjaga keseimbangan.

Dalam studi yang pernah dilakukan, peneliti menemukan ketika seseorang berlari ke depan, kaki bagian belakang akan menghentak tanah dan saat kaki diangkat dari tanah, tumpuan beban tubuh berguling ke bola kaki.

Di sisi lain, ketika seseorang berjalan mundur akan timbul efek sebaliknya, kaki bagian depan yang menghentak tanah dan seterusnya. Hal ini berarti otot yang digunakan untuk berjalan maju dan mundur berbeda. Berjalan mundur membutuhkan energi 30 persen lebih banyak dari yang dibutuhkan untuk berjalan maju. 

Studi lain juga menguatkan manfaat dari cara berjalan yang satu ini. Perempuan yang berlari mundur selama 15-45 menit sebanyak tiga kali seminggu selama enam minggu, akan kehilangan 2,5 persen dari berat badannya. 

Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
2.552 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda