Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pada Pria, Kanker Payudara Bisa Lebih Mematikan

Thursday, 22 November 2012, 00:05 WIB
Komentar : 0
thegrio
Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanker payudara tidak hanya menyerang kaum perempuan. Kaum laki-laki pun bisa mengalaminya bahkan dengan dampak lebih mematikan. 

Menurut Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr. Nila Moeloek, SpM (K), pada pria kanker payudara bisa lebih mematikan akibat masalah hormon.

Ia menjelaskan bahwa kaum pria juga memiliki hormon estrogen, namun dalam jumlah yang jauh lebih sedikit.  

Hormon estrogen adalah hormon yang dominan di dalam tubuh perempuan. Hormon estrogen inilah yang memicu kanker payudara menjadi lebih progresif pada pria dibandingkan pada perempuan. 

"Karena kaum perempuan lebih dapat mengelola hormon yang dominan di tubuhnya itu," ujar Nila. 

Lebih lanjut Nila mengatakan, meskipun kanker payudara sangat jarang terjadi pada kaum pria, namun saat terdeteksi biasanya sudah mencapai stadium lanjut karena kaum pria tidak terlalu memperhatikan bagian dada. 

"Gejala kanker payudara pada perempuan sama dengan gejala yang terjadi pada kaum pria," kata Nila. Yang paling mudah diketahui adalah ada benjolan pada daerah payudara yang tidak terasa sakit dan dapat berpindah-pindah posisinya. 

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menteri Susi: Laut Terpanjang Kedua Dunia, Hasil Laut Baru Kelima ASEAN
AKARTA -- Indonesia memiliki kawasan laut yang sangat luas. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiasti bahkan mengatakan, kelautan dan perikanan bisa membawa Indonesia...