Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Anak Hiperaktif, Hindarilah Makanan Ini

Jumat, 09 November 2012, 09:37 WIB
Komentar : 1
Anak Hiperaktif (ilustrasi)
Anak Hiperaktif (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang ibu tentunya bahagia memiliki anak yang aktif, ceria dan sehat. Lantas, bagaimana jika keaktifan anak itu terlalu berlebihan? Tentunya hal ini akan membutuhkan perhatian lebih dari orang tuanya. Untuk mengatasinya, orang tua setidaknya harus memperhatikan asupan makanan anaknya yang tergolong hiperaktif.

Seperti dikutip dari She Knows, makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi perilaku anak. Berikut adalah makanan yang harus dihindari bagi anak hiperaktif:

1. Makanan mengandung kadar gula tinggi atau karbohidrat olahan
Hindari nasi putih dan olahan tepung. Kedua jenis makanan ini  dapat mempengaruhi mood anak.

"Makanan ini dapat memicu pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol yang dapat menciptakan perasaan cemas dan gelisah. Ini tentunya harus dihindari oleh anak hiperaktif karena akan membuat mereka menjadi lebih aktif, ‘’ kata Dr Ann Kulze, MD.

2. Makanan aditif
Kulze mengatakan, hindari makanan yang mengandung zat aditif, seperti pewarna, penambah rasa, pemanis buatan, dan karbohidrat olahan.

Makanan itu biasanya banyak terdapat di produk instan. "Makanan pilihan terburuk untuk anak hiperaktif adalah donat, pastries, cupcake, permen (khususnya dengan banyak pewarna), lunchables, pancake, soda, " kata Kulze.

"Makanan aditif dengan pewarna, pemanis buatan serta kandungan gula terlalu tinggi membuat sistem saraf terlalu aktif, " kata Dr Jennifer Greenfield, Pusat Kesehatan Chiropractic.

Reporter : Umi Lailatul
Redaktur : Dewi Mardiani
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...