Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kafein Bisa Jadi Salah Satu Solusi Atasi Penyakit Parkinson

Friday, 03 August 2012, 15:26 WIB
Komentar : 2
Parkinson
Parkinson

REPUBLIKA.CO.ID, VANCOUVER - Sebuah penelitian baru menemukan bahwa kafein dapat menjadi satu pilihan baru untuk perawatan Parkinson. Sebab, kandungan dalam kafein bisa membantu mengendalikan gerakan orang-orang penderita penyakit itu.

Penelitian yang dilakukan Institut Penelitian Pusat Kesehatan Universitas McGill itu, diterbitkan di Jurnal Neurologi, jurnal resmi Akademi Neurologi Amerika Serikat (AS), Kamis (2/8). Para peneliti melakukan penelitian terhadap 61 penderita Parkinson.

Sementara kelompok kontrol diberi pill placebo, kelompok lainnya diberi dosis kafein setara dengan dua hingga empat cangkir kopi per hari selama enam pekan. Penderita yang mengonsumsi suplemen kafein mengalami perbaikan pada gerakan motoriknya, seperti pada kecepatan gerakan dan pengurangan kekakuan, daripada mereka yang diberi pill placebo.

Walaupun penelitian dalam skala besar harus dilakukan dalam periode jangka panjang untuk mengklarifikasi perbaikan dengan terapi kafein itu, Dr. Postuma mengatakan kafein harus dipelajari sebagai salah satu pilihan perawatan untuk penyakit Parkinson.

"Itu bisa berguna sebagai suplemen untuk pengobatan dan bisa menolong untuk mengurangi dosis pasien," kata Dr. Postuma.

Kafein, yang terdapat dalam kopi, teh dan minuman ringan, mempengaruhi sistem syaraf pusat dan kardiovaskular sehingga bisa mengurangi kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang meminum kopi mempunyai resiko lebih kecil terkena penyakit Parkinson, namun hingga sekarang tidak ada penelitian yang melihat implikasi klinis dari temuan itu, kata para peneliti.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/Xinhua-OANA
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Karya Seni Sebagai Media Dakwah
JAKARTA -- Seni dan agama kerap dipandang sebagai sesuatu yang bertolak belakang. Akan tetapi menurut Ustaz Erick Yusuf, seni dan agama memiliki koherensi...