Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Awas, Gaya Hidup Barat Rawan Kanker!

Saturday, 02 June 2012, 06:10 WIB
Komentar : 1
Gaya hidup sehat dapat terhindar dari kanker (ilustrasi)
Gaya hidup sehat dapat terhindar dari kanker (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Meningkatnya kasus kanker di dunia dinilai akibat semakin banyaknya negara yang mengadopsi gaya hidup Barat.

"Jangan sampai kasus-kasus kanker paru-paru di Barat ditransfer ke negara-negara berkembang," kata peneliti dari John Hopkins Bloomberg School, John Groopman, seperti dilansir kantor berita AP.

Ia mengatakan, gaya hidup Barat sangat berisiko terhadap kanker. Ia merujuk pada kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan pola makan yang buruk di kalangan masyarakat Barat.

Ia mengakui, kasus-kasus kanker yang disebabkan oleh infeksi seperti kanker servik, perut, dan liver akan semakin menurun. Namun, penurunan kasus tersebut tidak akan mengimbangi peningkatan kasus kanker yang disebabkan oleh pola hidup buruk seperti kanker paru-paru dan payudara.

Semakin majunya teknologi medis dalam penanganan beberapa penyakit akibat infeksi seperti malaria atau AIDS juga menjadi faktor pendorong. "Sebab, hal tersebut turut menambah angka harapan hidup manusia, sementara kanker sangat berkaitan dengan penuaan," ujarnya.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Heri Ruslan
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) bernilai sedekah bagimu((HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Konversi Minyak ke Gas, Bisakah?
JAKARTA -- Konversi minyak ke gas bisa menjadi cara pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM di Indonesia. Pelaksana tugas Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen...