Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Obat untuk Tomcat tak Boleh Sembarangan

Tuesday, 20 March 2012, 22:30 WIB
Komentar : 0
Serangga tomcat atau kumbang Rove.
Serangga tomcat atau kumbang Rove.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penggunaan salep hydrocortisone tak bisa sembarangan. Meski digadang-gadang sebagai obat untuk mengobati virus Tomcat, namun penggunaan salep ini harus melalu izin dokter ahli.

Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Maura Linda Sitanggang menjelaskan, salep hydrocortisone merupakan salah satu jenis obat generik keras.

Untuk itu, penggunaan salep tersebut tak bisa dibeli secara bebas tanpa resep dokter. "Harus diperiksa dulu oleh dokter, baru bisa beli obat itu dengan resep dokter," ujar Linda pada Republika saat sidak ke apotek-apotek di Jakarta, Selasa (20/3).

Linda menegaskan, bukan kewenangannya untuk menjelaskan mengenai fenomena virus Tomcat yang saat ini ramai dibicarakan. Namun, Linda tak menampik jika hydrocortisone, obat yang dikatakan dapat menyembuhkan Tomcat, merupakan salep untuk menghambat pertumbuhan parasit di kulit.

Namun, sekali lagi Linda menyatakan obat tersebut tak dapat sembarangan dikonsumsi karena merupakan obat keras. "Kalau ada tanda bulatan merah dengan huruf K di tengahnya itu tandanya ini obat keras dan tak bisa dikonsumsi sembarangan," jelasnya.

Virus Tomcat memang sedang ramai dibicarakan. Dari informasi yang beredar di masyarakat penyakit ini disebabkan oleh binatang kecil mirip kalajengking. Jika terkena gigitannya, kulit akan seperti terkena penyakit herpes dan berwarna merah bernanah.

Untuk mengatasinya dari info yang beredar luas di masyarakat, penderita harus segera mencuci bagian yang merah dengan air bersih dan diberi salep hydrocortisone satu persen. Namun menurut Linda, sebaiknya penderita memeriksakannya langsung ke dokter.


Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Chairul Akhmad
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...