Diabetes Dua Kali Lebih Besar Berisiko Stroke

Rabu, 16 November 2011, 17:42 WIB
Diabetes Dua Kali Lebih Besar Berisiko Stroke
Diabetes

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Penderita diabetes dua kali lebih besar berisiko stroke. Hal ini dikatakan pengajar dari Divisi Metabolik Endokrin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr Tri Juli Edi Tarigan Sp PD (K).

"Diabetes adalah pemicu. Penyakit ini juga bukan penyebab langsung kematian. Penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi. Penderita diabetes juga memiliki kemungkinan terkena amputasi nonkecelakaan. Sebesar 75 persen diabetesi meninggal karena serangan jantung," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/11).

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan gagal atau kurang berfungsinya insulin. Insulin dihasilkan organ pankreas. Fungsi insulin seperti 'corong' yang menyalurkan gula ke dalam sel.

Jika 'corong' ini tidak ada atau kurang berfungsi maksimal, gula tidak tersalurkan ke dalam sel. Akibatnya, gula yang dimakan masuk ke dalam darah. Sel yang tidak dapat makan akan kelaparan dan merusak dirinya sendiri.

Penyakit ini memiliki tipe satu dan dua. Tipe satu pankreas dalam keadan rusak dan tidak memproduksi insulin. Akibatnya tubuh menderita defisit absolut insulin. Pada tipe dua, terjadi kerusakan sel tubuh meski jumlah insulin memadai. Hal ini mengakibatkan terjadinya defisit relatif insulin.

Diabetes adalah penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup seseorang. "Dulu diabetesi usianya berkisar 50 sampai 60. Sekarang umur dua puluh bahkan belasan sudah kena," kata dokter yang kerap disapa TJ ini.

Kebiasaan makan tidak teratur baik jumlah maupun porsinya, merokok, dan kurang olahraga menjadi pemicu. Masyarakat harus meningkatkan kesadaran terhadap penyakit ini.

TJ mengatakan, masyarakat biasanya tidak menyadari terkena diabetes. Ketika kontrol telah terjadi komplikasi. Akibatnya pengobatan harus segera diberikan. Saat ini diabetes telah menjadi pemunuh nomer dua setelah stroke.

Penyakit ini sebetulnya bisa dicegah. "Perhatikan porsi dan frekuensi makan. Rajin konsumsi sayur dan buah. Jangan lupa olahraga. Minimal 30 menit, tiga sampai lima kali seminggu," imbuh TJ.
 

Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: Roshma Widiyani
Mencintai Saudara Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Nabi saw. bersabda: Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
ediw, Jumat, 18 November 2011, 12:59

yg harus diwaspadai adalah junk food, soft drink, termasuk makan yg berlebihan

Balas
dawam, Kamis, 17 November 2011, 13:15

semoga kita selalu dikaruniai kesehatan lahir batin oleh allah swt sehingga bisa beribadah dengan tekun,tenung dan khusuk.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...