Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon

Jumat, 14 Oktober 2011, 07:24 WIB
stepfitnes.com
Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
Pisang ambon. Ilustrasi
Berita Terkait

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sebagai wanita lajang, tentu banyak aturan dan mitos yang selalu ada di sekitar kehidupan kita. Namun, beberapa mitos, ternyata memang bisa dibuktikan secara ilmiah. Itulah sebabnya pelarangan tersebut memang seharusnya dipatuhi.

Larangan makan buah pisang ambon bagi seorang yang masih gadis misalnya. Pakar gizi Prof Ir Ahmad Sulaeman MS PhD, dalam perbincangan ringannya dengan Republika, menjelaskan alasan ilmiah dibalik pelarangan ini. “Pisang ambon itu punya zat yang membuat libido tinggi,” ujarnya.

Jika terlalu banyak mengonsumsi pisang ambon, bagi seorang gadis, akan berbahaya, karena libidonya akan naik. Padahal statusnya masih gadis, sehingga tak bisa menyalurkan hasrat seksualnya. "Jika sudah menikah, libido tinggi tak akan menjadi masalah, namun ketika masih gadis, ini menjdi problem tersendiri. Jadi lebih baik kurangi saja," ujarnya.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Reporter: Rosita Budi
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
cassanova, Selasa, 17 Januari 2012, 18:57

Kenapa mesti cewek ? Terus cowoknya gimana ? masa cewek doank ? wah... ga fair nih.

Balas
ta'ar, Selasa, 18 Oktober 2011, 12:02

waduh mang segitunya ya ?
harus waspada juga ya klo kaya gitu

Balas
budi, Jumat, 14 Oktober 2011, 09:25

iya po????pa gak bikin keputihan pisang ambon itu

Balas
Subhan naya, Jumat, 14 Oktober 2011, 07:48

wah...? Ternyata pisang ambon mampu neningkakan libido wanita...? Harus d coba... By subhan naya. Ambon

Balas
Khairul Anwar, Jumat, 14 Oktober 2011, 07:42

Bisa2 mngurangi penjualan pisang nih di pasaran.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...