Wednesday, 26 Ramadhan 1435 / 23 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bila Kanker Sudah Stadium IV, Berapa Lama Peluang Pasien Bisa Bertahan?

Wednesday, 11 May 2011, 17:17 WIB
Komentar : 2
1vitaplus.com
Pasien kanker. Ilustrasi
Pasien kanker. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pengobatan kanker dewasa ini masuk golongan pengobatan yang mahal.Tak jarang pasien kanker baru terdeteksi kanker pada stadium lanjut atau stadium III dan IV. Padahal kanker dengan stadium lanjut membutuhkan biaya pengobatan yang mahal karena terbatasnya pilihan.

''Di atas 50 persen kasus kanker terdeteksi pada stadium IV sementara sekitar 20 persen terdeteksi pada stadium III A dan III B,'' tutur Ahli Penyakit Kanker RS Kanker Dharmais, Asrul Harsal saat Diskusi Forum Cancer Management & Financing di Jakarta, Rabu (11/5).

Ia menegaskan bahwa sampai sekarang target sembuh pada penyakit kanker stadium lanjut belum ada. Dan untuk melakukan pengobatan membutuhkan setidaknya enam siklus. Dimana setiap siklus Rp 6 juta.

Jika kanker dideteksi pada stadium lebih awal, jelas Asrul, bisa disembuhkan.' 'Untuk kanker stadium I dan II kemungkinan sembuh ada dengan operasi,'' tutur dia. Sehingga tidak perlu melakukan pengobatan yang berkelanjutan.   

Sementara fakta menyebutkan bahwa kanker rediagnosis pada stadium dini, sampai 80 persen akan bertahan hidup dengan terapi setidaknya lima tahun sejak terdiagnosis. Sedangkan saat kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain sekitar 15-35 persen pasien hidup sampai satu tahun. Dan hanya dua persen pasien yang bertahan hidup sampai dua tahun.

Dan kemungkinan untuk sembuh pada stadium IV hanya satu dari 100 orang penderita. Sedangkan untuk stadium III B, kemungkinan sembuh hanya lima dari 100 orang. Dan untuk stadium III A kemungkinan sembuh 13 orang dari 100 orang.

Reporter : Prima Restri
Redaktur : Siwi Tri Puji B
Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur(HR. Thabrani)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...