Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jangan Cabut Gigi yang Berlubang, Mengapa?

Rabu, 01 Desember 2010, 13:11 WIB
Komentar : 0
M Syakir/Republika
Periksa gigi
Periksa gigi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menurut Laporan Riset Kesehatan Dasar 2007, ditemukan bahwa gigi berlubang atau karies gigi menyerang atau diderita oleh kurang lebih 72,1 persen penduduk Indonesia. Jumlah ini cukup besar dan mungkin kita merupakan salah satu di antaranya.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg Zaura Anggraeni MDS, menambahkan dari kasus tersebut, rata-rata 4,85 persen gigi rusak per orang. Dari rata-rata hampir lima gigi rusak tersebut, hanya satu persen yang berhasil dirawat atau ditambal.

Selebihnya lebih kurang 25 persen masih dalam keadaan berlubang, dan lebih 75 persen gigi yang lubang tersebut dibiarkan atau tidak memperoleh perawatan sehingga membusuk atau harus dicabut karena sudah terlalu parah. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Prof Dr Drg Melanie S Djamil, Mbiomed, menekankan, sebaiknya gigi berlubang tidak dicabut tapi harus ditambal. Ini untuk menjaga struktur gigi.

Jika gigi berlubang dicabut, lanjut Melanie, akan mengubah struktur gigi yang lainnya. Gigi yang berada di sebelah gigi yang dicabut tesebut akan bergeser memenuhi ruang yang kosong setelah pencabutan. "Jika akar gigi masih baik, pertahankan gigi dalam mulut itu lebih baik daripada dicabut," tutur dia.

Kenyataannya tidak sedikit pasien yang ingin giginya secepatnya dicabut karena tak tahan menahan nyeri gigi. Padahal, walaupun lubang pada gigi sudah mencapai akar, jika masih ada jaringan sehat, pasien tidak perlu mencabut giginya. Melanie menambahkan, selain akan merusak struktur gigi, pencabutan gigi juga akan berdampak pada sendi.

Jika gigi yang sudah tanggal itu tidak segera diganti, ruang kosong pada gusi lama kelamaan akan mengganggu keseimbangan pengunyahan. Misalnya kita terpaksa mengunyah pada satu sisi. Ini akan berdampak pada kerusakan sendi rahang.

Jika gigi sudah terlanjur berlubang, Melanie berpesan, datang ke dokter gigi, dan pada bagian berlubang usahakan tidak ada sisa makanan yang tersisa di dalam gigi tersebut. Jika ada yang tersisa, sebaiknya congkel dengan air hangat.

Tips berikutnya, sebelum gigi berlubang semakin lebar lubangnya, sebaiknya jaga kesehatan gigi dan mulut. Caranya, dengan menggosok gigi setiap hari sehabis makan dan sebelum tidur. "Karies terjadi karena rongga mulut tidak bersih. Awalnya rongga mulut yang asam membuat email gigi menjadi tidak kuat menjadi lemah," katanya.

Selain itu, untuk mencegahnya juga bisa dengan menggunakan flouride. Juga hindari makanan yang lengket, manis, dan yang mengandung sukrosa tinggi. Sebaiknya setelah mengonsumsi makanan tersebut segera minum air putih.

Ini penting karena jika gigi kita sudah berlubang dan dibiarkan begitu saja maka akan menjadi faktor risiko/ pemicu bagi infeksi di bagian tubuh lainnya seperti jantung, ginjal, sendi, pemicu kelahiran dini, dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Reporter : desy susilawati
Redaktur : irf
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Wiwi Sabtu, 29 Desember 2012, 07:09
Assalamualaikum dokter Yth,
Saya mau nanya dok, apakah boleh gigi yang berlubang tidak ditambal tetapi diberi obat yang alami untuk mengurangi rasa sakit. Apakah gigi saya akan tambah berlubang dok karena tidak ditambal?
Terima kasih
  Dewi Kamis, 14 Juni 2012, 15:33
Dok, saya mau nanya apabila ggi berlubang sudah lama apakah masih dapat ditambal
  Ningsih Rabu, 25 Januari 2012, 20:21
Aduh dok, saat ini aku lagi sakit gigi. Geraham ku bolong, udh minum obat apa aja nggak mempan. Geraham bawah yg di belakang, dlu prnh di tambel tp skrg tambelan nya udh copot. Udh goyang-goyang. Haruskah gigi yg udh goyang hrs di cabut nggk dok??? Rncana nya ntar klu udh gak sakit mau saya cabut.
  Toha Selasa, 17 Januari 2012, 20:30
dok gigi geraham saya yang atas sblah kanan berlubang tidak terasa sakit, namun pada gusinya sedikit bengkak dan agak ngilu. apa yang harus saya lakukan dok..?? trma kasih.
  cici Minggu, 15 Januari 2012, 08:05
bagaimana jika gigi berlubang menimbulkan tumbuhnya daging di area gigi yang berlubang?

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...