Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ribuan Anak Yatim Hadiri Acara Berbagi Bersama Sahabat

Rabu, 10 Agustus 2011, 16:01 WIB
Komentar : 0
Menteri Sosial Salim Assegaf Al Jufri secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Lebih dari 3000 anak yatim menghadiri acara Berbagi Bersama Sahabat yang diselenggarakan Republika, Ahad (7/7). Mereka berdatangan dari berbagai daerah di Jabodetabek menuju lokasi acara di Masjid At-Tin - Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Acara yang digagas oleh Republika itu dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional seperti Menkopolhukam, Joko Suyanto, Menteri Sosial, Salim Assegaf Al-jufri, Mantan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal, Dan Dewan Pengurus Masjid At-Tin, Mastuh Basyuni.

Acara Berbuka Bersama Sahabat merupakan bagian dari Republika Ramadhan Fair 1432 H, dengan tujuan untuk menciptakan kegiatan positif dikalangan umat dalam menyambut bulan suci Ramadhan, kata Ikhwanul Khiram Mashuri Direktur News and Content, Harian Republika.

Acara berbuka bersama anak yatim seperti ini akan dilaksanakan dua kali, yang pertama, Ahad ini (7/8/11), lalu selanjutnya pada 16 Agustus 2011 atau bertepatan dengan Nuzulul Quran dan Hari Kemerdekaan Indonesia, imbuh Khiram dalam kata sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Sosial, Salim Assegaf Al Jufri mengungkapkan bahwa berbuka puasa bersama dengan anak yatim merupakan satu bentuk kemitraan antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun kesejahteraan sosial. Hal ini, sesuai dengan Undang-Undang No.11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Menurutnya, tidak mungkin membangun tanpa adanya kemitraan dengan perusahaan, LSM, intelektual, dan komponen bangsa lainnya

Acara ditutup dengan pembagian bingkisan dan santunan yang secara simbolis dilakukan oleh Menteri Sosial.

 

 

Redaktur : Slamet Riyanto
2.369 reads
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...