Cara Rasul Melawan Penyakit

Rabu, 09 Juni 2010, 20:26 WIB
Cara Rasul Melawan Penyakit
Rasul menjadikan doa sebagai obat utama.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketika penyakit datang menerpa, apa yang lebih dulu Anda lakukan? Sebagian orang memilih langsung mencari obatnya. ”Padahal, bukan begitu yang dicontohkan Rasulullah,” ungkap dr Agus Rahmadi.

Rasulullah menuntun kita untuk terlebih dulu memohon kesembuhan kepada Sang Khalik. Ajaran itu sering kali justru diabaikan orang yang sakit dan juga keluarganya. ”Kalau cara ini dan itu tidak berhasil, mereka baru berdoa,” sesal dokter dari Klinik Sehat ini.

Mempelajari tuntunan Rasulullah dalam bidang kesehatan, Agus mencoba memperkenalkan kembali pendekatan kedokteran Islam. Beragam penyakit yang akrab dengan keseharian masyarakat telah ada solusinya. Berikut penjelasannya.

Dalam ilmu kedokteran Islam, lanjut Agus, ada empat prinsip dasar yang harus ditegakkan untuk menghadapi penyakit. Pertama, kembalikan segala masalah kepada Allah SWT. ”Kedua, ikuti pola hidup Rasulullah.” Prinsip ketiga, jus terapi. Ada banyak buah dan sayur yang jika dikombinasikan secara tepat dapat mendatangkan efek obat. ”Keempat, pergunakan obat-obatan herbal,” ucap Agus dalam acara Forum Silaturahim Muslim Perkantoran (Forsimpta), Sabtu (29/5) lalu, di Jakarta.

Agus mengingatkan konsumen kesehatan agar berhati-hati dalam mengonsumsi obat. Kehalalan obat perlu diperhatikan. ”Banyak obat haram yang beredar dan diresepkan dokter.” Banyak orang berdalil, kandungan haram pada obat tak perlu dipermasalahkan. Apalagi, itu ditujukan untuk darurat pengobatan. ”Tapi, masak, darurat berkepanjangan?” tanya Agus retoris.

Agus mencontohkan obat sirup, semisal obat batuk. Masih banyak produsen obat yang menyertakan alkohol dalam sediaannya. ”Kalau ada penggantinya, mengapa bertahan memakai bahan yang haram,” kata Agus.

Redaktur: irf
Reporter: nina
Dari Abu Ruqayah Tamim bin Aus Ad-Dhari ra, menerangkan bahwa Nabi saw bersabda: "Agama itu adalah nasihat”. Kami bertanya: "Bagi siapa?" Beliau bersabda: "Bagi Allah, kitabNya, RasulNya, para pemimpin kaum Muslimin, dan bagi kaum Muslimin pada umumnya". (HR. Muslim)
Totok Purwanto, Sabtu, 17 Juli 2010, 15:31

Beberapa kali saya kena luka bakar, saya obati dengan tinta cair. InsyaAllah langsung dingin dan tidak melepuh. Memang beberapa hari akan berwarna hitam tetapi nanti akan kering dan mengelupas sendiri tanpa meninggalkan bekas sama sekali.

Balas
arfan, Minggu, 11 Juli 2010, 04:52

tugas pol pp hanya menertibkan bukan menakuti rakyat.
buat apa adanya polisi dan tentara........

Balas
idrus, Rabu, 9 Juni 2010, 20:23

Itulah kalo manusia gak mau belajar cara2 yg benar padahal ada dalam aqidah kita para muslim, yg utama tadi bila ada persoalan ingat pada tuhan & minta padaNya agar dapat seperti yg kita kehendaki, insyaAllah bisa.

Balas
irma, Rabu, 9 Juni 2010, 17:42

mbak Kartika, luka bakar pada kulit termasuk kesiram air buru-buru diletakkan dibawah air mengalir semakin lama semakin bagus agar luka dibawah permukaan kulit tidak meluas dan tidak menyebabkan kulit ari berisi air jika sudah dingin... smoga info ini bermanfaat..

Balas
kartika, Rabu, 9 Juni 2010, 17:22

Alhamdulillah ga sengaja menemukan Artikel ini, barusan baru aja ngedumel ga dapetin obat luka bakar di kotak P3K kantor buat tanganku yg baru kesiram air panas. Astagfirullah... sempet lupa meminta pertolongan Allah. Jzk telah mengingatkan.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...