Dosa-dosa Membuka Aurat

Minggu, 13 Juni 2010, 21:09 WIB
Dosa-dosa Membuka Aurat
ilustrasi

Oleh M Sahrul Murajjab Lc

Sesuai dengan fitrahnya, manusia merasa lebih nyaman untuk menyimpan rahasia atau privasinya dari jangkauan orang lain. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman dan teknologi, banyak orang yang berubah 'pikiran' menjadi lebih senang membuka rahasia agar diketahui orang lain.

Dalam Islam, wilayah privat sangat dilindungi. Dan, setiap Muslim diwajibkan untuk menjaga, menutupi, dan menyimpan jenis-jenis privasi tertentu yang biasa diistilahkan dengan aurat. Selain yang berupa privasi fisik (anggota tubuh), yakni seluruh apa berada di antara lutut dan pusar (bagi laki-laki) dan seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan (bagi perempuan), aurat juga mencakup privasi-privasi yang bersifat nonfisik. Apa yang dilakukan oleh seseorang ketika melakukan hubungan suami istri adalah termasuk di antara wilayah privat yang dilarang untuk dibuka dan disiarkan kepada orang lain.

Asma' binti Yazid menceritakan bahwa pada suatu ketika ia berada di majelis Rasulullah SAW, sementara kaum laki-laki dan perempuan duduk bersama. Rasulullah bersabda, "Barangkali seorang laki-laki menceritakan hubungan intim yang dilakukannya bersama istrinya? Barangkali seorang perempuan menceritakan hubungan intim yang dilakukannya bersama suaminya?" Para Sahabat yang berada di tempat tersebut terdiam. Akupun (Asma--Red) berkata, "Demi Allah, benar wahai Rasulullah! Sesungguhnya kaum perempuan melakukan hal itu demikian juga laki-laki!" Maka Rasulullah SAW bersabda, "Jangan lakukan, sesungguhnya hal itu seperti setan laki-laki yang bertemu dengan setan perempuan di jalan, lalu keduanya bersetubuh sementara orang-orang melihatnya." (HR Ahmad, hasan lighairihi).

Rahasia yang termasuk aurat dan harus ditutupi adalah aib atau perbuatan dosa yang pernah dilakukan oleh seseorang. Kewajiban menutupinya merupakan tanggung jawab bersama, baik pihak yang melakukannya maupun orang lain yang mengetahui perbuatan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, "Seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat dosa). Di antara orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian di waktu pagi ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. (HR Al-Bukhari dan Muslim). Wallahu a'lam.

Redaktur: irf
Mencintai Saudara Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Nabi saw. bersabda: Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
ROEZ AMIN, Kamis, 17 Juni 2010, 17:05

muslimah tak skdr memakai jilbab sbg identitas n kwjbn tp hrs komitmen menjga karakter sbg mmuslimah sejati..bkn memakai jilbab hy sbts performance tp di balk itu dia lbh buram dr merek yg tar berjilbab...

Balas
ahmad, Selasa, 15 Juni 2010, 20:34

Tapi kok di koran online ini juga memuat berita kakak beradik Kennedy pesta seks ? bukankah ini juga mengundang untuk membuka aurat ? Hmm...

Balas
cius, Senin, 14 Juni 2010, 20:58

Allah Yuftah alaaik yaa Syeikh......

Balas
syawaril.nuris, Senin, 14 Juni 2010, 20:58

Bkn perubahan zaman membuat orang membuka aurat karena tdk yakin kepada janji Allah bahwa yg tdk mau taat diazab Allah. Azab Allah berupa rasa takut ( Al-Hasyr), maka jangan heran manusia hidup stress (rasa takut), tetapi manusia tdk percaya itu dr Allah sebagai azab dunia. Azab diberikan krn durhaka kpd Allah.

Balas
hanif, Senin, 14 Juni 2010, 16:31

sekali lagi aneh, polisi sibuk mencari-cari yg menyebar video, pembuatnya di depan mata tidak ditindak dg cepat, padahal akar masalahnya, yg membuat tersebut, hal ini terjadi berulang-ulang. yg menyebar krn ada kesempatan saja. lagi pula zina nya,tdk digembar-gemborkan.Nauzubillah.

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...