Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia, China enhance joint military exercise

Sunday, 13 January 2013, 21:33 WIB
Komentar : 0
Antara/Rini Utami
Indonesian Vice Minister of Defense Sjafrie Sjamsoeddin (left), talks with Chinese Maritime Commander, Captain Li Yu Jie and Captain Liu Jian Feng as ship commander "Tongling 542", in Shanghai, on Saturday.

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI - Indonesia enhances the cooperation on joint exercise with China as an effort to expand military and defense cooperation between both countries. The cooperation not only on officer exchange form but also on joint military excercise.

"Indonesia and China have conducted joint exercise between Indonesian Army and Chinese Special Forces," Vice Minister of Defense, Sjafrie Sjamsoeddin, said after meeting with Chinese Maritime Commander, Captain Li Yu Jie, in Shanghai, on Saturday.

Indonesia and China plan to hold joint exercise between navy, army, and air forces. Naval exercise will begin soon in 2013. Sjamsoeddin said both countries had fully prepared for the exercise.

Captain Li Yu Jie said maritime relationship between Indonesia and China had a long history, started with the arrival of Admiral Cheng Ho in Indonesia in between 1405 to 1433. 

Chinese and Indonesia Navy have also prepared biennial meeting named 'navy to navy talk' to discuss on maritime security issues. The term of reference for navy cooperation meeting will be signed in February. 

 

 

 

Reporter : Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
808 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...