Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia keen to take over international shrimp market

Monday, 11 March 2013, 23:38 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdan Hidayat
Indonesian fishery product including shrimp has a huge potential to enter international market. (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesia is keen to take over international shrimp market following emerging disease early mortality syndrome (EMS) that has caused mass mortalities among shrimp farmers in China, Vietnam, Malaysia and Thailand. 

Director General of Aquaculture at the Ministry of Marine Affairs and Fisheries, Slamet Subiakto, said the demand for Indonesian shrimp was surging amid the lack of supply from other shrimp producing countries.

"Only Indonesia who is not affected by EMS. This is our opportunity to produce shrimp," he said during the harvest of Vaname shrimp in demonstration farming (demfarm) in Indramayu.

Government currently develops 1,000 hectares of demfarm in Indramayu, Karawang, Subang, Serang and Tangerang. Government targets to expand the farm up to 2,000 hectares by 2013 in East Java, South Sulawesi, Lampung, and North Sumatera.

He hopes the 1,000 hectares demfarm can contribute up to 45,000 tonnes of shrimp per year worth 2.25 trillion IDR. By 2014, government targets to produce 200,000 tonnes shrimp per year from 20,000 hectares demfarm.

 

 

 

 

Reporter : Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
977 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda