Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

MUI monitors imported products

Wednesday, 26 December 2012, 19:15 WIB
Komentar : 0
Agung Supriyanto/Republika
Product with halal label on the package (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG - The Assessment Institute for Foods, Drugs and Cosmetics, the Indonesian Council of Ulama (LPPOM MUI) monitors and controls the trade of imported products and foods. The measure aims to ensure that the products entering Indonesia are halal or permitted under Islamic law.

"Almost all of imported products are without halal certificate, so those products must be monitored," Director of LPPOM MUI, Lukman Nul Hakim, said on Wednesday.

In addition, almost 60 percent of main ingredients used by Indonesian consumers are imported. "We must certify the imported ingredients (if they are halal –ed)," he said.  

Reporter : Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
392 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...