Ahad , 13 Agustus 2017, 15:54 WIB

BI Jabar Gelar Festival Syariah

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Ilham Tirta
Republika/Yogi Ardhi
Ilustrasi festival syariah.
Ilustrasi festival syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat akan menggelar sebuah event yang dinamakan Festival Syariah (Fesyar) pada 13-15 September mendatang. Festival ini digelar dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi syariah di Jawa Barat.

Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, sejalan dengan pemerintah pusat, pihaknya tengah menumbuhkan gairah ekonomi syariah lebih baik lagi. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong dan memberikan pemahaman agar menarik masyarakat tentang ekonomi syariah.

"Ini salah satu cara memperkenalkan masyarakat bagaimana komitmen kami, khususnya di sektor keuangan mendorong tumbuhnya industri syariah," kata Wiwiek.

Menurutnya, BI berkomitmen mendorong ekonomi syariah semakin tumbuh di Indonesia. Dengan misi menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah di dunia.

Ia menilai Jawa Barat juga memiliki potensi pengembangan ekonomi syariah yang luas. Apalagi, mayoritas penduduk Jawa Barat beragama Islam. Karenanya, sosialisasi kepada masyarakat penting dilakukan untuk menumbuhkan minat pada industri keuangan syariah.

"Jabar ini pesantrennya banyak dan kita perlu dorong sehingga pesantren bisa jadi satu sumber ekonomi baru berbasis syariah. Kita optomis melalui fesyar ini akan berjalan baik untuk menyosialisasikan kepada masyarakat," ujarnya.

Dengan pengembangan ekonomi syariah, Indonesia juga bisa meningkatkan potensi wisata halal yang saat ini sedang berkembang. Sebab, Indonesia memiliki potensi wisata yang sangat besar dikolaborasikan dengan ekonomi syariah.

Ia menuturkan, Fesyar kali ini mengambil tema selaras dengan pelaksanaan Indonesia Sha'ria Economic Festival (ISEF) di Surabaya 'Fostering Inclusive Economic Growth and Improving Resiliency through Closer Collaboration and Coordination". Fesyar ini akan diisi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dengan dua rangkaian kegiatan, yakni Sharia Economic Forum dan Sharia Fair. Ada lomba-lomba yang memperebutkan berbagai macam hadiah, pameran UKM Syariah serta seminar ekonomi Islam.