Jumat , 11 August 2017, 18:19 WIB

Komut Muamalat tak Tahu Ada Tari Perut di Peluncuran Bukunya

Red: Qommarria Rostanti
Antara/M Agung Rajasa
Komisaris Utama Bank Muamalat, Prof Anwar Nasution.
Komisaris Utama Bank Muamalat, Prof Anwar Nasution.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Acara peluncuran buku Komisaris Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Prof Anwar Nasution mendadak ramai di media. Pasalnya, dalam acara peluncuran buku berjudul 75 Tahun Prof Dr Anwar Nasution tersebut ada pertunjukan tari perut.

Tari perut yang dilakukan oleh perempuan berbusana terbuka itu dinilai tidak selaras dengan Bank Muamalat yang dikenal dengan salah satu bank yang mengusung prinsip syariah Islam. Menanggapi viralnya pemberitaan itu, Anwar pun mengklarifikasi. Dia mengatakan tidak tahu menahu soal adanya pertunjukan tarian perut asal Timur Tengah itu dalam peluncuran bukunya pada Senin (7/8) di Balai Kartini, Jakarta.
 
Dia sendiri menyayangkan adanya kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa acara tersebut tidak diketahuinya. Anwar menyebut, kegiatan itu bukanlah inisiasi dari Bank Muamalat ataupun dari institusi yang berkaitan dengan Anwar yaitu, Fakultas Ekonomi Bisnis Univeristas Indonesia (UI), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“Saya terkejut ketika tarian tersebut muncul dalam acara peluncuran buku saya, harapan saya seharusnya pemberitaan media tersebut fokus pada peluncuran isi Buku 75 Tahun saya dan bukan pada tari perut yang tidak saya kontrol," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (11/8).

Anwar menegaskan tarian tersebut tidak ada dalam susunan acara yang dia ketahui, maupun disepakati dengan protokoler Wakil Presiden RI. “Acara ini tidak ada kaitannya sama sekali baik dari perencanaan, pelaksanaan, pendanaan dan penyelenggaraan dengan Bank Muamalat maupun dengan tempat saya bekerja saat ini," kata dia.
 
Dia mengatakan pembahasan seharusnya membahas isi buku tersebut tentang perjalanan hidup dan pemikirannya. "Karena acara itu yang seyogyanya membahas atau mengkritiki pemikiran saya dan apa yang saya lakukan selama berkarier di berbagai instansi di dalam dan luar negeri," ujar Anwar.

Prof Anwar Nasution merupakan tokoh yang memiliki banyak pengalaman dengan lembaga institusi di dalam dan luar negeri. Anwar saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Muamalat sejak diangkat pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan pada 23 Juni 2014 dan mendapatkan keputusan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 November 2014.